Winsulangi Salindeho Dan Fabian Kaloh : Semua Anggota DPRD Sulut Harus Seriusi Penyelesaian Propemperda Hingga Akhir 2020

Foto : Winsulangi Salindeho & Fabian Kaloh

MANADO,  INC– Gerak penyelesaian program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) tahun 2020 dipacu Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).

Jelang 3 bulan mengakhiri tahun 2020, komitmen para wakil rakyat pun ditagih. Mereka diminta untuk serius menuntaskan kerja legislasi yang belum terselesaikan.

Desakan tersebut datang dari Ketua Bapemperda DPRD Sulut, Winsulangi Salindeho. Ia menyampaikan, sekitar 10 propemperda untuk tahun 2020. Dari usulan legislatif sebanyak 3 rancangan peraturan daerah (ranperda) dan untuk eksekutif terdapat 7 ranperda.

“Kalau DPRD dari 3 masih sisa satu yang akan dibahas lagi. Paling banyak tunggakan dari eksekutif dari 7 baru 1 yang ditetapkan. Diharapkan sisa anggaran tahun 2020 ini eksekutif bisa segera menyampaikan,” ungkap Salindeho, baru-baru ini, usai melakukan rapat Bapemperda dengan sejumlah pihak terkait.

Dijelaskannya, propemperda di eksekutif yang salah satunya belum ditetapkan ialah ranperda tentang penegakkan protokol kesehatan Covid-19. “Itu yang harus disampaikan ke pihak eksekutif kita akan berusaha untuk menuntaskan semua propemperda 2020. Jumlah dari legislatif 3 dan eksekutif dari 7 baru 1. Ada 6 yang harus diselesaikan dan yang sudah disiapkan untuk disampaikan ada 3 ranperda yakni terkait irigasi, pencegahan perdagangan orang dan tentang kepariwisataan,” jelasnya.

Menurutnya, waktu sekarang ini sudah tinggal 3 bulan. Nantinya dalam perjalanan waktu tersebut, dipastikan banyak anggota DPRD Sulut yang adalah politisi sibuk dnegan pilkada. Sementara memasuki Desember mereka akan disibukkan lagi dengan perayaan Natal. “Desember banyak pohon terang, saya harap keseriusan semua anggota DPRD Sulut dalam berbagai kesibukan. Tugas DPRD paling utama legislasi. Kan dia, legislasi, anggaran dan pengawasan. Legislasi penting bagaimana kita menetapkan sebanyak-banyaknya perda yang sangat dibutuhkan masyarakat,” kuncinya.

Senada dengan Winsulangi Salindeho Fabian Kaloh juga setuju jika beberapa  Ranperda yang sedang dibahas oleh Bappemperda  untuk segera dipacu dan diseriusi oleh Bappemperda

“Bukan hanya anggota Bapemperda saja tapi semua anggota DPRD mulai dari Komisi, Fraksi dan juga Pimpinan Dewan semua harus menyeriusinya apalagi sekarang kan bisa lewat rapat Virtual, jadi tidak ada alasan untuk tidak segera merampungkan beberapa Ranperda yang telah ditetapkan sebagai Propemperda  dan saat ini telah di bahas oleh Bappemperda,”pungkas Ebby Kaloh sapaan akrabnya.

(**/Robby)