iNewsCrime,Mitra- Hukum tua desa Watulinei Indah, di soroti warga terkait pembangunan kantor sanggar belajar yang di duga mengunakan anggaran Dana desa.

Menurut warga desa Watulinei Rommy Sumangkut, Noldy Waworuntu dan Berty Komaling, bangunan sanggar belajar yang menggunakan anggaran dana desa tidak boleh di bangun di atas baunan kantor desa yang sudah 30% dengan swadaya masyarakat,

Menurut ketiganya, sudah dari tahun 2013 kantor desa di bangun degan hasil rapat BPD LPMD drkatkat, lalu kenapa tahun 2016 hukum tua membangun sanggar belajar di atas bangunan kantor desa tanpa di lakukan rapat desa? Tolong hukum trasparan, “Tukas rommi sumangkut.

Menurut Noldi waworutu tidak masuk akal bangunan ukuran 6×8 boleh menghabiskan dana desa berjumlah 3.12.229.511, sedangkan swadaya masrakat sudah 30%.

Sementara,bangunan kantor desa watulinei indah yang sekarang menjadi bangunan sanggar belajar, belum seratus persen karna belum di pasang tegel, plavon dan dinding samping belum di plester,sementara dana desa menurut hukum tua Ance Kumaat untuk bangunan sanggar belajar sudah habis.

“Hal ini perlu di tinjau oleh pihak terkait karena tidak masuk akal ,dan ini bisa berdampak buruk terhadap hukum tua Watulinei indah..( RUSLI )