Beranda » Post » Wah!!!!!! Personil POLRI Ternyata Jadi incaran “INI BUKTI EDARAN NYA”

Wah!!!!!! Personil POLRI Ternyata Jadi incaran “INI BUKTI EDARAN NYA”

iNewscrime.com-Ancaman pembunuhan terhadap personil kepolisian nampak Nya bukan cuma gertak sambal.

Menindak lanjuti ancaman dari gerakan separatis tersebut simak beberapa hal di bawah:

1. Adanya info seruan, ajakan, serta perintah dari amir JAD Pusat kepada para ikhwan JAD se Nusantara.

2. Pasca seruan dan perintah amir JAD yang pertama yaitu sekitar 1 minggu sebelum hari raya idul Fitri yang isi perintahnya atau ultimatum kepada semua sel sel jaringan ( IGARAS) di seluruh Nusantara untuk melakukan aksi serangan terhadap aparat thogut baik sasaran MAKO, POLDA, POLRES, POLSEK, POLPOS dan PERSONIL thogut baik yang pakaian preman maupun yang berpakaian dinas.

3. Seruan / perintah dari amir JAD kedua yang isi perintah tersebut adalah untuk terus melakukan aksi serangan dengan mengunakan alat yang dimiliki, apabila tidak mempunyai senjata ( senpi ) dengan alat pisau, sangkur, panah, racun dll.

4. Apabila memungkinkan dalam aksi serangan tersebut dilakukan dengan mengunakan Mobil dan Sepeda Motor (dlm sadel di masukan bom), serangan itu difokuskan pada saat thogut berkumpul maupun pada saat apel, upacara, dengan menggunakan kendaraan tersebut para ikhwan menabrakan mobil atau motor ke pos2 dan Mako THOGUT, atau dengan cara LAKA LANTAS (TABRAK LARI), yang intinya mendapatkan hasil / menimbulkan korban / mati di pihak thogut.

5. Dalam perintah tersebut dijelaskan juga membunuh thogut dgn sarana yg ada/ sederhana tapi efektif mematikan (tdk terfokus dgn senpi) dan tetap mengacu kepada tujuan aksi yaitu :
* Dapat merampas senpi dari thogut ( thogut hrs mati ) berarti misi sukses. * Dgn melakukan aksi menggunakan alat sangkur, pisau, panah dan alat yg lain ( kecuali Senpi ) Dapat menimbulkan efek Trauma / ketakutan yang cukup mendalam di pihak thogut.

6. Dalam rangka untuk melancarkan aksi yang akan dilakukan tersebut aksi awal yang dilakukan adalah dengan mengirim / melepas anak anak (berusia 12 tahun keatas / sudah akil balik) untuk memantau situasi di daerah sasaran, atas dasar informasi tersebut maka aksi akan dilanjutkan atau tidak.

Di sinyalir Seruan dari Amir JAD (Bahrun Naim) ini adalah seruan kedua yang merupakan perintah bagi seluruh ikhwan yabg ada di Nusantara untuk melakukan aksi serangan terhadap aparat kepolisian.

Lebih mengkhawatirkan lagi adanya seruan aksi dengan menggunakan alat atau sarana yang dimiliki oleh para ikhwan (pisau/ sangkur dll) tersebut dapat memberikan dorongan yang kuat bahkan motifasi dan keberanian serta moril yang tinggi bagi para ikhwan untuk lebih aktif melakukan aksi termasuk terhadap sel sel jaringan yang masih tidur

Hal tersebut dimungkinkan dalam aksi yang akan dilakukan tersebut bersifat pergerakan PERGERAKAN KELOMPOK dan INDIVIDU dan kegiatan aksi ini akan berlanjut saat ULANG TAHUN BHAYANGKARA (HUT POLRI ) serta HARI KEMERDEKAAN RI (17 AGUSTUS 2017).

Sehubungan dengan situasi yang membahayakan tersebut. Kepolisian di himbau, agar melengkapi Anggota Nya dengan Sangkur Senpi , baik AK maupun Styer serta latih kembali Anggota kemampuan beladiri tangan kosong atau gunakan sangkur & Bekali Saku saku Anggota dengan Dana Anggaran yang ada.

(redaksi)