Beranda » Post » Waduh, THL Polres Mitra Ini Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual Oknum Kasi Propam

Waduh, THL Polres Mitra Ini Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual Oknum Kasi Propam

Foto (ist) : ilustrasi Korban Pelecehan Seksual

MITRA, INC — Dimata masyarakat seorang Polisi adalah pengayom. Tapi jika seorang oknum Polisi mencoba berbuat cabul pada seorang wanita yang seharusnya dia lindungi, layakkah oknum polisi tersebut disebut pengayom?.

Seperti yang dituturkan oleh seorang Ibu muda yang berprofesi sebagai THL di Polres Mitra.

Pada media ini dirinya menuturkan bagaimana dirinya sering dirayu bahkan (maaf) diajak berhubungan badan oleh seorang oknum Polisi Aipda FR alias Feky yang menjabat sebagai Kasi Propam di Polres Mitra .

Suatu ketika Kasi sedang mengajarkan saya untuk membuat absen.
“Waktu itu kasi ada kase tunjung mo beking absen kong ada duduk sama sama deng kita di kursi kayu yang kita dudu akang dimuka komputer. Waktu itu Kasi bapegang pegang di pala pala kong mo baciong. Kita bilang kasi jangan maksudnya apa dang ini?, “tururnya pada INewscrime.com.

Bukan hanya itu saja, hampir dalam setiap kesempatan di kantor saat berada didalam ruangan Kasi selalu berusaha untuk berbuat tidak senonoh pada saya.

Puncaknya pada suatu waktu Kasi membujuk saya ke Belang untuk mengambil uang yang katanya kiriman dari temannya.
“sampe disana torang dau singgah disatu rumah yang kita kira kantor. Ternyata belakangan kita tau itu bukan kantor tapi kasi pe teman pe rumah.

Saat itu saya duduk disebuah sofa. Kasi bilang maso sini jo ngana, orang somolia ngana disini kong kita bilang biar jo kasi kita disini.

Sampai akhirnya Kasi dapat menarik saya kebagian dalam satu kamar dibagian dalam ruangan. Dan didalam kamar tersebut dia berusaha membujuk saya (maaf) untuk berhubungan badan tapi saya tolak mentah mentah.
“saat itu Kasi so buka depe pakaian dinas kurang da pake dalaman deng boxer. Kong kasi berusaha mo angka ke koi mar kita bakuat terus sambil baojo dilantai.

Namun Kasi tak menyerah begitu saja Kasi kembali membujuk saya sambil berkata,”kase tabuang jo dang kita punya. Lalu kita bilang,”jangan kasi berdosa, kasi pe istri komang pendeta deng kita nimau beking soe kita pe laki kasiang da kerja di laut.

Akhirnya karena segala daya upaya dan bujukannya gagal kasi akhirnya mengajak saya pulang,tuturnya.

Pada INC, wanita malang ini mengaku tidak tenang dan katakutan atas pelecehan seksual yang dialaminya dan dirinya berencana melaporkan apa yang dilakukan oleh atasannya padanya dan berharap ada sanksi yang tegas buat atasannya tersebut,”tandasnya.

(Redaksi)