Viral Baliho MOR-HJP Diganti PAHAM, Tandaju: Masyarakat Silahkan Menilai

Foto : Petrus Muldjoko

Manado-Heboh penggantian nama posko pemenangan MOR-HJP ke JPar-AiM di Kecamatan Malalayang memantik reaksi beragam dari para pendukung dan simpatisan ke dua pasangan calon (paslon) Pilkada Kota Manado 2020 itu sendiri.

Saking diduga kecewanya, ada saja pendukung paslon MOR-HJP (Mor Dominus Bastiaan-Manado Hanny Joost Pajouw (MOR-HJP) yang sesumbar menilai bahwa penggantian nama posko pemenangan tersebut adalah hasil settingan.

“Gagal paham kalau dibilang begitu. Percakapan Pak Ai Mangindaan dan Pak Robert Tambuwun yang dicapture itu, sejatinya tidak seperti itu. Baca baik-baik, pahami, lalu silahkan menilai,” komentar Ketua Tim Kampanye Daerah (Kamda) Paslon PAHAM, Erwin Tandaju kepada wartawan di Manado, Minggu pagi (4/10/2020).

 

Erwin menegaskan, penggantian nama Posko Pemenangan di Jalan Manibang, di Malalayang pada Rabu, 30 September 2020 itu adalah murni permintaan pemilik bangunannya.

“Pak Petrus (Muldjoko) sudah mengklarifikasinya secara langsung melalui video yang telah beredar luas di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam video berdurasi 2 menit 28 detik, Petrus Muldjoko, pemilik bangunan posko ini, secara gamblang memaparkan bahwa sikapnya mengalihkan dukungan dan mengganti nama posko ke JPar-AiM (Prof. Dr. Julyta Paulina Amelia Runtuwene, MS dan Dr Harley Alfredo Benfica Mangindaan, SE, MSM) adalah murni datang dari hati nuraninya akibat kecewa dengan Tim Sukses MOR-HJP.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, ini memang benar-benar keluar dari isi hati saya sendiri, dan bukan settingan dan bukan hoax,” paparnya, duduk dengan latar belakang baliho paslon berjargon PAHAM, nomor urut 4 ini.

Petrus mengungkapkan, setelah bulat mendukung paslon PAHAM, dirinya menghubungi Robert Tambuwun, anggota legislatif Kota Manado dari Partai Perindo dan Cawali Ai Mangindaan.

Niat Petrus diklarifikasi Robert Tambuwun dengan menyambanginya di Posko Pemenangan MOR-HJP Jalan Manibang, beberapa hari kemudian.

Usai Robert, Cawali Ai Mangindaan, katanya, datang beberapa hari kemudian pula. Setelah mendengar niatnya, semua atribut MOR-HJP dicopot dan diganti dengan baliho paslon PAHAM oleh dirinya besama pendukung.

Seperti diberitakan, Rabu sore (30/9/2020), beredar video beralihnya dukungan paslon MOR-HJP ke paslon JPar-AiM.

Peristiwa itu terjadi seusai JPar-AiM, yang dikenal pula dengan jargon PAHAM ini menggelar kampanye virtual yang menjangkau semua wilayah Kota Manado.

(**/Redaksi)