Beranda » Post » Ulasan singkat Brigjend TNI Rano Tilaar terkait tupoksi sebagai Danrem 052/WKR.

Ulasan singkat Brigjend TNI Rano Tilaar terkait tupoksi sebagai Danrem 052/WKR.

Foto DANREM 052, BRIGJEN TNI RANO TILAAR,SIP.MM.

Tangerang,Inewscrime.com – Komandan Resort Militer (KOREM), Brigadir Jenderal TNI Rano Tilaar S.E., menjelaskan Wilayah kawasan Teritorial 052/Wijayakrama, serta kegiatan apa saja yang menjadi tanggung jawab TNI bersama dengan masyarakat, disampaikan lewat wawancara khusus oleh Tim Media. Jumat (13/5/22).

Kawasan yang menjadi tanggung jawab Teritorial KOREM 052/WKR meliputi 4 wilayah 1.kota administrasi Jakarta Utara Kodim 0502, membawahi kota administratif Jakarta uta dan Kepulauan seribu, 2. Kota administratif Jakarta Barat Kodim 0503, membawahi kota Jakarta Barat, 3. Kota administratif kota Tangerang Kodim 0506, membawahi Kota administratif kota Tangerang dan kota administratif Tangerang Selatan, 4. Kota administratif Tigaraksa Kodim 0510, membawahi kabupaten Tangerang.

Brigadir Jenderal TNI Rano Tilaar lebih lanjut menjelaskan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat memiliki peran sangat penting selain dari POLRI-Pemerintah ketiga unsur yang menjadi 3 Pilar.

Tugas dari TNI selain bela negara juga Tentara Rakyat yang terus mengawasi kegiatan masyarakat yang harus di ketahui oleh TNI di wilayah lingkup kawasan masing-masing.

Bagian-bagian yang menjadi tugas pokok TNI untuk Pembinaan Teritorial di wilayah masing-masing ada pembinaan “Geografi, Demografi, dan Sosial”. Geografi atau Wilayah, Demografi yaitu

Penduduk atau sumber daya manusia beserta lapangan pekerjaan nya, sedangkan Sosial yaitu Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial budaya, Pertahanan dan keamanan (IPOLEKSOSBUDHANKAM), ketiga sasaran ini harus di bina sedemikian rupa hingga bisa fokus pada ketahanan wilayah, kegiatan komunikasi sosial, dan Bakti TNI.

Ketahanan itu sendiri kita harus menciptakan kegiatan-kegiatan kepada masyarakat sehingga mereka bisa Imun, imun terhadap ajaran-ajaran atau ideologi atau yang anti dengan NKRI. Sehingga masyarakat itu menjadi imun mempunyai ketahanan yang baik. Dengan menyasar kepada kaum muda, karang taruna, kegiatan Pramuka.

Komunikasi sosial dengan kita menjalin komunikasi yang baik sehingga terjadi sinergi yang baik, lewat tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda. Bakti TNI ini ada yang namanya Tentara Masuk Desa (TMD).

Adapun kegiatan di luar dari itu juga dengan melakukan sinergi di beberapa perusahaan yang sedang melakukan Bisnis di suatu Wilayah biasanya mereka menggunakan Corporate Social Responsibility (CSR) nah, ini bisa kita gunakan menjadi Bakti TNI, yang disebut dengan karya Bakti. Ketiganya ini menjadi rak juang yang tangguh, Geografinya di jadikan Ruang Juang, Demografinya di jadikan Alat Juang, dan kondisi sosialnya di jadikan Kondisi Juang ini yang di sebut karya Bakti.

“Kalo ketiganya Tugas pokok Teritorial berjalan menciptakan kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR). Dan ini akan menciptakan Ketahanan Nasional yang baik sehingga kalo ada ancaman dari Dalam dan luar baik separatis bersenjata, pemberontakan, bisa di hadapi dengan sinergitas TNI masyarakat. Seperti kejadian pada tahun 1948 sampai 1949 menghadapi Agresif Belanda.” ujarnya lagi.

Selain dari tugas pokok diatas TNI juga punya tugas pokok yaitu PAM WASKITA Pengamanan Terhadap Kelurga Istana. Pengamanan Kepada Presiden dan Ibu, Pengamanan Wakil Presiden dan Ibu, ini harus kita lakukan pengaman di ring 2 dan ring 3 kalo ring 1 adalah PASPAMPRES. Ungkap Danrem 052/WKR.

“Komandan Resor 052/WKR menghimbau juga kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa disituasi sekarang ini dalam menjalankan aktifitas agar tetap memperhatikan Prokes dengan tetap menerapkan 3M, karna Virus Covid-19 masih ada dan virus ini pun tidak terlihat jadi tetap Waspada,”pungkas Brigjen Rano Tilaar.

 

( Hans Montolalu)