Tingkatkan Volume Air Bersih,PDAM Lirik Sejumlah Air Tuang

Airmadidi,iNewsCrime – Masyarakat Kabupaten Minahasa Utara (Minut) khususnya di Kecamatan Airmadidi, ternyata harus tahu persis dinamika pemadaman air dari PDAM.

Sudah satu minggu lebih, hampir seluruh volume air di PDAM Minut ini mengalami penurunan. Setelah diselidiki, ternyata penurunan volume air itu dikarenakan oleh adanya tekanan daya listerik yang drop.

“Kami sudah berkordinasi dengan pihak PLN Airmadidi, dan mereka sudah meng-iyakan bahwa akan mereka perbaiki, tapi sampai hari ini belum juga ada upaya memperbaiki,” kata Denis E Lengkong Kepala PLN Unit Kecamatan Airmadidi, Senin (13/02).

Seperti kita ketahui bersama, sistem pengaliran air yang dipakai PDAM Airmadidi (Minut) adalah menggunakan daya grafitasi (daya tarik bumi), yang bertumpu pada dorongan daya listrik dari PLN, namun hal itu tidak bisa maksimal, karena pihak PLN sendiri terkesan kurang serius menangani.

“Kami tidak berani ambil tindakan untuk memperbaiki alat mereka, sebab alat itu menyimpan tenaga listerik yang besar, jadi masalah daya listerik drop, hanya bisa ditangani oleh PLN saja,” tandas Lengkong.

Sementara itu Deybert Rooroh ST selaku Direktur PDAM Minut, saat dikonfirmasi via ponsel terkait penyampaian keluhan Kepala PDAM Unit Airmadidi, tak menampik hal itu.
Menurut Deybert, pihaknya sudah berusaha bekerja maksimal untuk melayani kebutuhan pelanggan, namun menyangkut listrik, pihaknya tak mau ambil resiko.

“Volume air yang mengecil bahkan tak bisa masuk ke kran banyak pelanggan, memang terdampak dari drop-nya sarana pendukung listrik untuk mendorong volume air yang ada,” katanya via ponsel.
Dirinya, lanjut Deybert, sudah menghubungi kepala Jonhard Rahamis, dan disanggupi. “Tapi sampai sekarang, belum ada tindakan persuasif dari mereka,” tukas Rooroh.

Untuk mengantisipasi musim kemarau dan bertambahnya kebutuhan air bersih, sementara volume air yang ada sekarang ini hampir tak dapat memenuhi kebutuhan warga, menurut Rooroh dia telah melirik sumber air dari Air Tuang di Airmadidi.

“Volume Air Tuang kami lihat cukup besar. Lagipula, dulu juga kan sumber air ini dipakai masyarakat Airmadidi, jadi kami sedang menggagas solusi penambahan volume air yang ditarik dari Air Tuang saja,” jelasnya…(Sisca)