Tidak Menghadiri Undangan Paripurna Hut Provinsi Sulawesi Utara, Ini Alasan Istri Gubernur dan Ketua DPRD Sulut Pertama

Manado, iNewscrime.com  –  Hari ini Senin (23/7-2017) adalah acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Utara ke-53, yang diperingati melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulut.

Jika di cermati dengan baik di kursi para undangan ada sosok yang dalam setiap perayaan Hut Provinsi Sulawesi Utara beliau selalu hadir ditemani oleh seluruh anggota keluarganya. Namun pada hari ini saat Hut Ke 53 Prov Sulut, sosok tersebut tak terlihat.

Foto: Ny NZ Tumbelaka-Ticoalu Saat Menyambagi Sekretariat DPRD Sulut di terima oleh Kasubag Humas Deprov Sulut.. 

Sosok tersebut adalah Nyonya NZ Tumbelaka-Ticoalu, istri dari Gubernur dan Ketua DPRD Sulut pertama. Terpantau oleh media ini,  Saat Paripurna Hut Provinsi beliau beserta keluarganya tak terlihat.

Saat di telusuri, ternyata berdasarkan informasi dari Kasubag Humas Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara Maxy Tenda, menjelaskan bahwa sehari sebelum rapat paripurna istimewa akan dilaksanakan di gedung baru DPRD Sulut di Kairagi tiram, jalan raya Manado-Bitung,  Ibu NZ Tumbelaka-Ticoalu, isteri dari Gubernur dan Ketua DPRD Sulut pertama, FJ Tumbelaka, datang langsung ke sekretariat DPRD Sulut untuk menyatakan permohonan maaf tidak akan menghadiri rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Provinsi Sulawesi Utara ke-53 termasuk rapat paripurna istimewa.

Bertepatan dengan itu, Ibu NZ Tumbelaka-Ticoalu, menyerahkan 2 surat masing-masing kepada pimpinan dan anggota DPRD Sulut dan Ketua Panitian Pelaksana HUT ke-53 tentang tidak akan hadirnya isteri Gubernur dan Ketua DPRD Sulut pertama, ibu Tumbelaka-Ticoalu, dalam semua rangkaian HUT Provinsi Sulawesi Utara tahun ini.

“Berterima-kasih atas undangan dalam rangka HUT. Bagi kami keluarga HUT adalah momentum sangat penting proses lahirnya UU nomor 13 tahun 1964, FJ Tumbelaka selaku Gubernur Sulutteng sekaligus Ketua DPRD Sulutteng, mengawal khusus dan menjadi orang pertama yang menerima UU tersebut pada 23 September 1964,” jelas Ibu NZ Tumbelaka-Ticoalu mengutip kalimat surat yang diserahkan.

Tertulis di surat, FJ Tumbelaka mendapat kehormatan menjadi Gubernur Sulut dulu disingkat Sultara, sekaligus Ketua DPRD Sultara. 15 tahun kami tak pernah absen memperingati bersama pemerintah provinsi Sulut, momentum tahun ini kami akan memperingati secara berbeda, yaitu perenungan khusus di internal keluarga Tumbelaka-Ticoalu, tidak bersama pemerintah provinsi.

Kami mohon maaf sebesar-besarnya terkait ketidakhadiran pada kesempatan tahun ini. Kami sekeluarga tetap mendukung penuh seluruh langkah pemerintah provinsi Sulut dalam upaya memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat.

Adapun Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ibu NZ Tumbelaka-Ticoalu BA.

(Redaksi)