TETAP IKUTI PROTOKOL KESEHATAN, DIRUT PD PASAR AJAK MASYARAKAT BERBELANJA KE PASAR PINASUNGKULAN

Foto : Pamflet Himbauan PD Pasar Manado Agar Tidak Takut Berbelanja Ke Pasar Pinasungkulan.

MANADO, INC — Pasca dibukanya kembali Pasar Pinasungkulan/ karombasan sekira 2 minggu lalu, kondisi dipasar tradisional tersebut terpantau masih lengang.

Pantauan awak media di pasar tersebut belum semua pedagang meggelar jualan di lapak mereka.

Adi, salah seorang pedagang pada INewscrime mengatakan lengangnya pasar diakibatkan masih kurangnya minat masyarakat berbelanja pasca ditetapkannya pasar pinasungkulan sebagai klaster baru Covid-19 mengakibatkan Pemerintah Kota Manado sempat menutup aktifitas jual beli beberapa waktu lalu di pasar tersebut.
“Walaupun oleh Pemerintah lewat PD Pasar telah membuka kembali pasar Pinasungkulan secara normal namun stigma bahwa pasar karombasan sebagai klaster baru Covid 19 masih tertanam pada masyarakat,”tutur Ady dengan raut wajah sedikit tegang.

Foto : Dirut PD Pasar Stenly Suwuh SE Bersama Kabag Umum Brilliant Charles.

Lanjut Ady mengatakan, “kami para pedagang sangat berharap Pemerintah Kota bisa mengambil langkah jitu untuk mengatasi masalah ini,”tuturnya lagi.

Berkaitan dengan hal tersebut Walikota Manado DR.GS.Vicky Lumentut mengatakan, “Pemkot lewat PD Pasar dan Dinas Kesehatan sudah berupaya keras untuk memulihkan pasar, tapi semuanya kembali pada pedagang kalau ingin pasar kembali ramai dikunjungi pembeli dengan catatan pedagang dan pembeli harus sama sama menciptakan kondisi aman dan nyaman dengan mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah dan dinas kesehatan,”ujar Walikota 2 periode ini.

Lanjut Walikota mengatakan dalam waktu dekat ini Pemkot Manado lewat Dinas Kesehatan dan PD Pasar akan kembali memastikan bahwa pasar Pinasungkulan benar benar bersih dari Covid-19,”tandas Suami tercinta dari Rektor Unima DR Paula Runtuwene ini.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Stenly Suwuh SE saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, “pada prinsipnya kami selalu melakukan sosialisasi pada para pedagang dan pengunjung pasar untuk tetap menjaga protokol kesehatan demi keselamatan bersama. Bahkan kami pernah melakukan rapid tes tapi memang ada beberapa pedagang yang takut karena khawatir akan dikarantina jika kedapatan reaktif,”tukas mantan anggota DPRD Kota Manado periode 2015-2020 ini.

Dirut yang saat itu didampingi oleh Kepala Bagian Umum PD Pasar Brilliant Charles juga menghimbau masyarakat agar tidak takut untuk berbelanja ke Pasar Pinasungkulan.
” Memang tidak mudah untuk merubah stigma itu, perlu waktu untuk bisa normal kembali. Kuncinya ada pada kita semua mulai dari pedagang hingga pengunjung sepanjang kita mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker serta menjaga jarak aman, tidak ada yang perlu ditakutkan,” pungkas Suwuh.

(RKM)