Terus Merebak, KDP Desak KPK Tuntaskan Dugaan Korupsi

Foto : Kristoforus Decky Palinggi

INewscrime.com- Dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara terus merebak.

Terbaru, Gerakan Anti Korupsi (GAK) Sulawesi Utara menyerahkan sejumlah barang bukti ke KPK serta melakukan demonstrasi di depan gedung KPK RI. Disinyalir, ada kerugian negara sekira Rp4,7 miliar.

Menanggapi ini, Anggota DPRD Sulut Kristovorus Deky Palinggi (KDP) angkat bicara.

Dengan tegas Wakil Ketua Komisi I ini meminta agar aparat keamanan terlebih KPK tuntaskan masalah korupsi, dan yang disinyalir terjadi korupsi.

“Kami minta kepada aparat hukum dalam hal ini kepolisian, kejaksaan tinggi sulut juga KPK, untuk pemberantasan korupsi, kami minta Sulut menjadi salah satu contoh termasuk dugaan kasus korupsi di MIPA. Tuntaskan dan cari siapa aktor intelektualnya,” tutur Palinggi kepada sejumlah awak media di gedung DPRD Sulut, Kamis (12/7/2018).

Biar lanjut Palinggi, masyarakat bisa tahu bahwa tugas dan kinerja aparat hukum benar benar memberantas korupsi.

“Nah ini salah satu perhatian kami terhadap aparat hukum,” ujar dia.

Palinggi pun berharap, agar dalam penegakan hukum tidak ada tembang pilih atau “pilih kasih”.

“Karena mata dan telinga masyarakat sulut itu banyak, ada di mana-mana. Itu yang diharapkan oleh seluruh masyarakat Sulut terhadap tugas dan kinerja aparat kepolisian, kejaksaan tinggi, terlebih khusus terhadap KPK,” kata Legislator dari Partai Golkar ini.

Dengan tegas dikatakan oleh Palinggi, akan mendukung lembaga atau ormas yang benar benar perang terhadap korupsi, dan berharap tidak ada pemimpin di Sulut terlibat korupsi. “Agar menjadi contoh yang baik buat generasi kita kedepannya.

“Saya akan melaporkan hal ini apabila saya mendapatkan bukti, dan saya akan cari buktinya,” tandas Palinggi sembari menambahkan KDP adalah “Korupsi Dianti Palinggi”. (Inc01)