Terus Ciptakan Polemik Lingkungan, DPRD Sulut Bidik MSM

Foto (ist) : Yusra Alhabsyi 

MANADO,  INC.COM- Keluh masyarakat atas aktivitas PT Meares Soputan Mining (MSM) sampai ke telinga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Polemik lingkungan ditengarai jadi penyebab. Langkah untuk turun lapangan pun kans diusulkan.

Kabar berhembus masyarakat melakukan protes ke PT MSM terkait persoalan lingkungan. Anggota DPRD Sulut, Yusra Alhabsy menyampaikan, informasi tersebut akan ditindaklanjuti pihaknya untuk mencari kebenaran. “Namanya tambang pasti ada dampak lingkungan. Tinggal bagaimana pihak pemegang izin itu melakukan pengolahan limbah secara lebih modern. Agar limbah tersebut tidak berdampak ke masyarakat,” tegas Yusra, Rabu (22/1), di ruang kerjanya.

Ia mengakui, PT MSM ini sudah berapa kali diprotes. Makanya ia mengharapkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulut bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) harus lebih peka serta serius lakukan pengawasan. “Jangan sampai kita lindungi pengusaha atau lindungi investor dan kita mengorbankan masyarakat. Sehingga ada dampak ke perkebunan, pertanian dan problem lainnya. Sehingga ini perlu disikapi Pemprov (Pemerintah Provinsi),” tegas anggota dewan provinsi (Deprov) daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya ini.

Kalau betul situasi tersebut terjadi maka dirinya akan usulkan ke Komisi IV DPRD Sulut yang untuk meninjau dengan turun lapangan. Supaya bisa melihat, dalam rangka pengawasan yang selama ini sudah banyak adanya pengeluhan. “Kelemahan pemerintah sekarang ini kalau mendatangkan investor misalnya pertambangan selalu bersembunyi di balik penyediaan lapangan kerja. Tanpa melihat dampak lain seperti lingkungan dan bagi masyarakat,” kuncinya. (**)