Beranda » Post » Terkait Penerima Vaksin Covid-19, Hilman Idrus Minta Pemerintah Sosialisasikan Dengan Baik Siapa Saja Yang Jadi Priortas Awal

Terkait Penerima Vaksin Covid-19, Hilman Idrus Minta Pemerintah Sosialisasikan Dengan Baik Siapa Saja Yang Jadi Priortas Awal

Foto (ist) : Hilman Idrus & Vaksin Sinovac.

SULAWESI UTARA, INC– Pemerintah Repubik Indonesia telah resmi mendatangkan vaksin Covid-19 Sinovac.

Untuk distribusi vaksin Covid-19 Sinovac itu sendiri sudah mulai dilakukan dari kantor pusat BioFarma Bandung ke daerah di seluruh Indonesia sejak Minggu 3 Januari 2021.

Untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menurut Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Steaven Dandel mengatakan, Sulut mendapat jatah sebanyak 23 ribu dosis vaksin.

Terkait itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Hilman ldrus berharap vaksin Covid-19, tahap pertama bisa di rasakan oleh semua kalangan masyarakat termasuk tenaga kesehatan, jajaran eksekutif, legislatif dan yudikatif.

“Terkait dengan vaksin, informasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dan satgas Covid-19 sudah menyiapkan kurang lebih 23 ribu, dan memang yang menjadi prioritas adalah tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan.

Tak hanya itu, legislator muda PDI Perjuangan daerah pemilihan (dapil) Kota Manado menghimbau agar jajaran birokrasi dan wakil rakyat untuk bisa divaksin juga agar supaya pro-kontra soal vaksinasi ini bisa ditepis karena kehadiran kita sebagai wakil rakyat.

“Ini juga bagian dari ikhtiar Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah untuk bisa menangani covid19, kedepan dengan adanya vaksin ini bisa ada perubahan baik ditingkat angka terdampak maupun tingkat penyembuhan,” tegas politisi PDIP Sulut.

Dibagian akhir Hilman mengingatkan agar sosialisasi terkait siapa siapa saja yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 terus dilakukan dilakukan supaya tidak terjadi simpang siue serta keraguan di tengah tengah masyarakat

“Perlu juga ada sosialisasi tentang hal ini ke masyarakat agar masyarakat tidak merasa ketakutan atau merasa was-was apakah vaksin ini sudah merasa aman dan terutama produk halal yang digunakan kepada masyarakat umum dan juga harus gratis.
Apalagi, vaksin ini merupakan program kebijakan Presiden RI Jokowidodo yang mengratiskan vaksinasi di seluruh Indonesia,” tutup Idrus.

Sebagai informasi, target pemerintah paling lambat minggu ketiga Januari, proses vaksinasi sudah mulai dilakukan kepada mereka yang menjadi prioritas pertama divaksin.

(**/Robby)