Terkait Kawasaran, Allan Parinusa Ingatkan Feri Sangian Jang Asal Malontok

Foto : Allan Sinyo Parinusa

INewscrime. com- Pernyataan Plt Kadis Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara terus menuai kecaman para pemerhati budaya. Salah satunya dari Allan Parinusa, S.Sos, MAP. budayawan dan pemuka adat Minahasa, komunitas Minahasaland, pimpinan ormas Adat Minahasa.

Dikatakan olehnya Parinusa, kalau kawasaran di mainkan secara cool berarti bukan kawasaran namanya dance massal.
“Tarian perang harus sangar dimainkan sekaligus menunjukan identitas ke- Minahasaannya, bahwa orang Minahasa keras berprinsip, dan teguh dalam berbudaya.

Dirinya juga menegaskan bahwa Kawasaran menunjukkan jati diri sesungguhnya orang Minahasa. Maka tidak sembarang orang bisa memainkan seni perang ini. Kalo dibuat cool kesannya sembarangan orang bisa memainkannya. Dan masing masing babakan dalam kawasaran mengandung arti yg luhur. Sehingga tidak sembarang org bisa memainkannya.
“Justru dengan merubah menjadi cool, itulah yang akan merusak tatanan adat dan budaya bahkan menciptakan pergeseran nilai dan pemaknaan dari sebuah karya seni perang minahasa,” terang dia.

Di bagian akhir pernyataanya Parinusa berujar agar Plt (Fery Sangian agar tidak asal malontok (asal bicara) terkait kawasaran agar tidak terjadi kesalahan pemahaman serta persepsi dari masyarakat awam terkait keberadaan kawasaran ini.
“Jadi PLT kadis Jang asal malontok tegas dia.