Beranda » Post » TAK TERIMA KENDARAAN DI RAMPAS KOLEKTOR BFI,WARGA TINOOR DUA ADUKAN KE POLISI

TAK TERIMA KENDARAAN DI RAMPAS KOLEKTOR BFI,WARGA TINOOR DUA ADUKAN KE POLISI

Foto Saat Korban membuat laporan polisi

MANADO INC – Peristiwa Perampasan dan penggelapan kendaraan bermotor oleh kolektor dari perusahaan pembiayaan (Finance) kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Manado.

Nasib sial dialami oleh perempuan berinisial SR alias Joice Rempas (45) warga Kelurahan Tinoor Dua lingkungan 5 Kota Tomohon yang harus kehilangan satu unit sepeda motor yang digunakan sehari hari untuk mencari nafkah.

Pasalnya, Kendaraan sepeda motor merek Honda Supra X Helm-In miliknya dirampas oleh kolektor yang mengatasnamakan diri mereka dari BFI Finance dan selanjutnya dilelang tanpa sepengetahuan dari korban. Namun kejadian ini baru dilaporkan Jumat, (27/11) setelah didampingi oleh Lembaga bantuan hukum (LPK-RI).

Mulanya, kendaraan tersebut dirampas oleh kolektor BFI Finance pada (01/10/2020) silam, di depan Pabrik Minuman yang beralamatkan Desa Pineleng Dua Kecamatan Pineleng yang dikendarai oleh adik korban bernama Rendo (Saksi).

“ Awalnya tuh motor kita da pake lantaran kita pe kaka yang sementara isolasi Covid -19, da suruh beli makanan di Pineleng, kong kolektor kase brenti, nah itu noh kong dorang bilang nih motor dorang motarek karna so menunggak, mar tuh kunci motor dorang so ambe dari motor,” tutur saksi dihadapan polisi saat membuat Laporan Polisi (LP)

Kepada Polisi, Rendo menjelaskan bahwa kendaraan yang ia kendarai tersebut langsung dihalang dan seketika itu juga kuncinya dirampas oleh kolektor BFI Finance dan ia langsung mengikuti para kolektor BFI Finance ke kantor BFI Finance di jalan Bethesda Manado untuk mendapatkan keterangan lanjut dari pihak Finance tentang kendaraan yang dibawanya itu.

” Pas sampe di kantor BFI Finance Manado, tuh motor dorang langsung ambe kong kita pulang nae ojek noh komandan,” selorohnya, dalam dialek manado.

Pemilik kendaraan yang mengetahui hal itu merasa keberatan akhirnya setelah dia oleh tim bantuan hukum LPK-RI, melaporkan kejadian kriminal tersebut kepada Polsek Pineleng.

Kapolsek Pineleng Iptu Gian Wiatma SIK saat diwawancarai membenarkan kejadian tersebut. “ Laporan sudah kami terima dan akan kami tindaklanjuti.,” pungkas Kapolsek.

 

(FL)