Sudah Mundur, Ivone Bentellu Hadiri RDP Komisi 2 dan PMD-PTSP

Ivone Bentellu Saat Berbicara Dalam Hearing Kemarin

INewscrime.com- Hal menarik terjadi kemarin di DPRD Sulut Kamis,9/8-2018, saat RDP antara Komisi 2 Deprov Sulut bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Entah yang bersangkutan belum move on dan masih menganggap dirinya sebagai anggota dewan, mantan Anggota DPRD Sulut yang telah mengundurkan diri Dr Ivone Bentellu terlihat hadir bahkan turut memberikan pendapat layaknya seorang anggota dewan yang masih aktif.

Kehadiran serta keikutsertaan Ivone Bentellu dalam RDP tersebut sontak memancing reaksi para wartawan yang sehari hari meliput dideprov Sulut dan langsung mengkonfirmasi hal tersebut pada Sekwan Deprov Sulut Bhartolomeus Mononutu SH.

Kepada para awak media Sekwan memaparkan bahwa yang bersangkutan telah mengajukan pengunduran diri.
” Jadi pada tanggal 9 Juli yang lalu beliau (Ivone Bentellu) mengajukan pengunduran diri ke pimpinan DPRD yang diserahkan langsung oleh beliau ke saya Sekwan DPRD bertepatan saat itu Pak Boy Tumiwa ada dan menyaksikan,” tukas Sekwan.

Lanjut Sekwan memaparkan setelah yang bersangkutan menyerahkan saya menerima dan membuat tanda terima dan serahkan pada beliau.

Adapun isi suratnya seperti di bawah ini,
“Saya mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD dan semua jabatan yang melekat pada saya tanpa ada paksaan dari pihak manapun, surat itu telah disampaikan pada ketua DPRD dan sudah diproses dan kemungkinan hari ini sudah di Kemendagri,”papar Sekwan.

Ditegaskan oleh Mononutu saat itu pada Ivone Bentellu bahwa terhitung tanggal pengajuan pengunduran diri diserahkan diterima oleh Sekretaris DPRD dan berproses sesuai mekanisme maka sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor  12 Tahun 2018 ayat 2 tentang  pedoman penyusunan tata tertib DPRD provinsi, kabupaten dan kota maka yang bersangkutan sudah tidak lagi sebagai anggota dewan dan tidak lagi berhak menerima semua fasilitas dari DPRD,saat itu saya sudah Tegaskan pada beliau terkait itu namun ibu Ivone tetap tak bergeming,” kata Sekwan.

Saat ditanyakan oleh awak media kenapa yang bersangkutan masih hadir dijawab oleh Sekwan hal itu terjadi karena ketidak tahuan staff dewan yang menginfokan di Group WA Komisi 2 dan kemungkinan Ibu Ivonne masih didalam group,”ujar Sekwan.

Diakui oleh Sekwan DPRD Bhartolomeus Mononutu SH, selama ini terjadi perbedaan pendapat antara  amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor  12 Tahun 2018 tentang  pedoman penyusunan tata tertib DPRD provinsi, kabupaten dan kota dengan surat edaran Dirjen OTDA tertanggal 3 Agustus 2018.

Disampaikam, dalam surat yang ditandatangani Dirjen OTDA Sumarsono  dijelaskan bagi penyelenggara negara baik kepala daerah maupun anggota DPR, DPRD provinsi,  kabupaten atau kota yang dicalonkan oleh partai politik yang berbeda dengan partai politik yang diwakili pada pemilu sebelumnya, maka yang bersangkutan akan hilang hak dan kewenangan nya terhitung sejak masuk pada daftar calon tetap (DCT) oleh KPU.

Sementara itu amanat  PP Nomor 12 Tahun 2018 pada Pasal 99 ayat 2 disampaikan terkait anggota DPRD yang mengundurkan diri dan mencalonkan lewat partai, maka anggota tersebut akan kehilangan hak dan wewenangnya terhitung sejak tanggal ditandatangani surat pernyataan.

Diakhir pernyataannya Sekwan mengatakan walaupun edaran Kemendagri yang di tanda tangani Dirjen Otda menimbulkan multi tafsir. Keputusannya untuk tidak lagi membayar gaji adalah alasan keamanan keuangan karena dirinya yakin jika dibayarkan pasti akan menjadi temuan,”kunci Sekwan.

Sementara Ivone Bentellu sendiri kemarin saat coba di wawancarai oleh media terkesan menghindar. Saat dikonfirmasi iNewscrime.com Via WhatsApp, yang bersangkutan aktif tapi enggan menjawab atau mengkonfirmasi pertanyaan yang dikirimkan padahal WAnya aktif.

Diketahui sebelumnya, Ivone Bentellu adalah legislator PDIP dari Dapil Sansitaro Talaud dan sempat mengikuti Suksesi internal partai PDI Perjuangan sebagai Bakal Calon Bupati Sitaro, namun entah mengapa pada Pileg mendatang dirinya mencalonkan diri kembali sebagai bakal calon DPRD Sulut dari partai Demokrat. (Rds)