Beranda » Post » STRATEGI MELAWAN PINJAMAN ONLINE MEMBERATKAN MASYARAKAT

STRATEGI MELAWAN PINJAMAN ONLINE MEMBERATKAN MASYARAKAT

Foto Ruscain Qurboni,SE

” Catatan awal tahun Strategi KUR BUMN untuk lawan Pinjol ilegal yang memberatkan masyarakat “

 

JAKARTA,INC – Berikut paparan yang akan di sampaikan oleh Ruscain qurboni.SE Ketua Inklusi Keuangan dan Perbankan. serta solusinya agar bisa melancarkan penyaluran KUR BUMN secara tepat guna dan tepat sasaran.

 

1 .Walaupun nasabah ada fasilitas dibank lain yang bersifat produktif . nasabah penerima kur sebaiknya diberikan kesempatan untuk menerima pinjaman kur lagi agar nasabah bisa menambah stok produksi ataupun kebutuhan modal kerja lainnya .

 

2. Nasabah yang memiliki pinjaman dengan agunan sertifikat dibank lain tidak bisa ditake over kalo mau mengajukan KUR , seharusnya diperbolehkan sehingga nasabah bisa satu pintu dalam pembiayaan dan lebih fokus menjalankan usahanya dengan mendapatkan fasilitas KUR.

 

Kelemahan kur yang dipraktekkan Bank BUMN yaitu

Tidak boleh ada fasilitas bank lain yang produktif kecuali bersifat konsumtif.

Tidak boleh take over BI ceking harus bersih dari dibank lain

 

Metode angsuran masih bersifat per/ bulan bukan mingguan.

SDM dan knowledge petugas perbankan untuk melayani kur ternyata masih kurang dalam memberikan pemahaman.

 

SDM dan knowledge petugas penyalur perbankan wajib diperbanyak dan knowledge sangat wajib ditingkatkan.

 

3. BI ceking harus lebih fleksible apabila ada tunggakan dibank lain serta bisa dilunasi tunggakan tersebut sebelum mendapatkan dana kur.

 

4.Metode angsuran pengembalian dana kur seharusnya tidak harus bulanan tapi bisa dilakukan mingguan untuk pembayaran menjaga kualitas angsuran pengembalian dana kur.

Bunga kur rata-rata 6 % efektif sebaiknya bisa diturunkan menjadi rata-rata 3 % efektif sehingga usaha kur menjadi lebih efektif dan nasabah lebih ringan untuk angsuran.” ujarnya.

 

Saya mengapreasiasi Pemerintah khususnya Menteri BUMN Erick Thohir untuk mempermudah kur agar dapat dinikmati rakyat yaitu ” Kur untuk rakyat, dari rakyat dan kembali pada rakyat” tandasnya.

Semoga kita bisa terus mengawal kebijakannya sampai teknis kelapangan dan tepat sasaran.” pungkas Ruscain yang juga salah seorang aktivis Barikade98.

 

Demikian keterangan tertulis yang kami dapatkan dari

Ruscain qurboni.SE Ketua Inklusi Keuangan dan Perbankan/ pendiri Ikatan Bankir Pancasila dan juga aktivis 98.( Hans Montolalu )