Sopir Angkot Pilih Gantung Diri Karena Bosan Cekcok Dengan Istrinya

Inewscrime, Medan – Aksi bunuh diri tampaknya menjadi tren baru di Indonesia. Apalagi beberapa minggu terakhir kita sempat digegerkan dengan aksi gantung diri live di media sosial. Aksi serupa pun ditiru oleh M. Arsy Putra Siregar (37) di Jalan Stasiun Gang Tri Karya, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Pria yang berprofesi sebagai sopir angkot ini ditemukan tewas tergantung menggunakan tali rapiah di kamarnya. Informasi yang dihimpun, korban yang baru pindah rumah ke Jalan Stasiun Gang Tri Karya memang sering cekcok dengan istrinya, Hanny Monica Marpaung sejak tiga hari lalu.

Puncaknya terjadi pada Minggu, 26 Maret 2017 malam. Setelah bertengkar hebat, Hanny pun pergi meninggalkan suaminya sendirian di rumah.

“Sejak Minggu malam, istri korban pergi setelah bertengkar. Dan tadi (Senin) saat istri korban pulang, korban sudah ditemukan tewas tergantung,” kata Panit II Reskrim Sunggal, Iptu Martua Manik kepada wartawan, Senin (27/3/2017).

Kuat dugaan, korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran tak kuat terus ribut dengan sang istri.

“Diatas tempat tidur kita menemukan selembar kertas berisi keluh kesal korban terhadap istrinya dan tali rapiah. Kini jasad korban sudah disemayamkan dikediamnnya,” tandas Manik.

Berikut adalah isi surat yang ditinggalkan korban:

Ma, sebelumnya aku minta maaf tujuan ku buat surat ini bukan ada maksud apa-apa dan bukan mau ribut. Aku mau buka hati dan pikiran mama, apa mama sadar semenjak mama kerja sikap mama berubah. Ma, aku sadar kalau mama sudah tidak sayang dan cinta sama aku, aku juga sadar kalau aku jadi benalu di kehidupan mu, asal mama tahu kalau aku sayang dan cinta dengan mama. Ma setiap hari batin dan pikiran ku terganggu, aku selalu memikirkan mama, karena setiap dan tingkah mama berubah, mama selalu mau pergi cepet.”

Kriminalitas