Beranda » Post » Seriusi Kasus JAK, BK DPRD Sulut Libatkan 5 Tenaga Ahli

Seriusi Kasus JAK, BK DPRD Sulut Libatkan 5 Tenaga Ahli

Foto : BK DPRD Sulut Saat Memberi Keterangan Pers.

MANADO, INC — Badan Kehormatan DPRD Sulut terus menseriusi kasus video viral cinta segitiga JAK, MEP dan Enjel di mana dalam perkara ini oknum JAK adalah anggota sekaligus Wakil Ketua DPRD Sulut.

Pada awak media, usai rapat internal terkait kasus tersebut (Kamis 4/1). Sandra Rondonuwu Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut mengatakan bahwa pihaknya akan melibatkan tenaga ahli untuk menyelesaikan polemik ini.

“Terkait dengan permasalahan yang kita hadapi, terutama masalah yang dihadapi DPRD Sulut. Kemudian sudah mencuat kasus ini dan ada laporan dari masyarakat, maka BK langsung mengambil langkah-langkah melaksanakan tugas terkait hal ini,” kata Rondonuwu yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulut ini.

Lanjut kata Saron sapaan akrabnya, tahapan-tahapan sudah BK DPRD lakukan, baik tahapan verifikasi, klarifikasi dan mendalami.

“Selanjutnya berdasarkan rapat BK, dalam rangka pengambilan keputusan kami juga meminta tanggapan tenaga ahli sebagai mana tertuang dalam tata tertib (Tatib) DPRD Sulut nomor 2 tahun 2019. Sehingga kami sudah jadwalkan hari Senin kami akan meminta tanggapan tenaga ahli untuk hal ini, baik dari segi tatanegara, pidana, kemudian dari praktisi. Kemudian dari tinjauan etika dan sosial budaya,” kata Rondonuwu.

“Jadi ada lima tenaga ahli yang kami akan undang pada hari Senin, 8 Februari 2021. Tetapi sekali lagi sesuai dengan tatib ini dilakukan secara tertutup untuk membahas tentang hal ini. Setelah itu kami akan mengambil keputusan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai BK,” tandasnya.

Sementara itu, Inggrid Sondakh Personil BK yang juga rekan satu Fraksi JAK di DPRD Sulut mengatakan bahwa BK telah menjalankan tugas sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2018 dan Tatib DPRD Nomor 2 tahun 2019.

“Sudah disampaikan Ketua BK, jika menemui kasus seperti ini, kami melakukan tiga hal. Penyelidikan, verifikasi dan klarifikasi, itu yang sudah BK lakukan selama ini. Jika masih dalam tahap penyelidikan atau klarifikasi, ada kemungkinan kami juga akan melengkapi dengan berbagai keterangan lagi,” kata Sondakh yang juga politisi Partai Golongan (Golkar) Sulut.

Legislator dapil Minahasa-Tomohon ini menegaskan, sesuai dengan PP 12 tahun 2018 pasal 59 ayat 3 bahwa dalam melaksanakan tugas juga harus menjamin kerahasiaan sehingga ada hal-hal yang BK akan sampaikan secara terbuka tapi untuk materi-materi pokok sampai pada saatnya nanti harus menjamin kerahasiaan, karena sesuai dengan PP nomor 12 tahun 2018.

“Karena secara jujur kami mengutarakan, kalau masalah hukum masih dikatakan rawan, kami dimungkinkan oleh PP dapat bantuan dari tenaga ahli. Itulah yang menjadi tahapan kami berikutnya sehingga inilah kami akan mempertanggungjawabkan kepada pers dan masyarakat bahwa BK selama ini telah melakukan kerja kami tahap demi tahap. Kerja kami sampai melaporkan ke pimpinan dewan dan mendapatkan persetujuan untuk nantinya mendapatkan pendampingan tenaga. Mungkin tugas kami selesai sampai di situ,” beber Sondakh.

Dibagian akhir, Ronal Sampel personil BK dari Partai Demokrat berharap masyarakat bersabar dan memberi waktu pada BK untuk memutuskan masalah ini.

“Selama pemeriksaan selama ini sudah banyak beragam statement, jadi untuk itu BK memohon memberikan kesempatan kepada BK untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Bersabar saja pasti akan ada keputusan,” kunci Ronald Sampel politisi Partai Demokrat dapil Sangihe ini.

Dari informasi yang didapat, tenaga ahli yang akan diundang adalah praktisi hukum (Advokat) yang juga Wakil Sekjen DPP PERADI, Sofyan Jimmy Yosadi, ahli hukum pidana dan Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unsrat, Toar Palilingan, ahli hukum tata negara dan Dekan Fakultas Hukum UKIT Wenas, Jantje Suoth, rohaniawan dan pakar etika yang juga Rektor Unika De Lasalle, Dr. Pastor Yong Ohoitimur, serta mantan Dekan Fakultas Teologi UKIT YPTK dan ahli sosial budaya, Dr. Agustien Carolina Kaunang

(**/Robby)