Mamuju,inewscrime.com- Menghilang Sehari Basri warga Mamuju Sulawesi Barat ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa lagi didalam perut ular sanca. Sehari sebelum kejadian, warga desa Salubiro, Mamuju, Sulawesi Barat mengaku sempat melihat ular sanca berkeliaran di sekitar kebun milik Akbar. Di tubuh ular tersebut terlihat banyak luka bekas sayatan benda tajam.

 

“Kalau tidak salah Jumat sore sebelum kejadian saya melihat ular besar mirip seperti yang menelan Akbar. Dia melintas di samping saya jaraknya sekitar 10 meter dari saya, saya lihat ular itu berdarah ada bekas tebasan parang,” kata Tetangga Akbar, Terang Umar saat diinterogasi Babinkamtibmas Desa Lara, Selasa (28/3/2017).

 

Setelah Umar melihat ular yang mengalami luka, berbagai polemik dan cerita mistis berkembang di Desa Salubiro. Mereka menganggap kalau ular tersebut sebagai isyarat bahwa salah seorang warga akan menjadi meninggal dengan cara tragis.

Cerita mistis itu tampaknya menjadi kenyataan, Akbar ternyata tewas ditelan ular sanca ketika sedang memanen sawit di kebun miliknya. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi utuh di dalam perut hewan karnivora tersebut.

 

Sebelumnya, Akbar diduga hilang karena tidak pulang seharian. Padahal, petani sawit ini biasanya sudah kembali dari kebun pada siang hari.

Saat dilakukan pencarian pada Senin (27/3/2017) sekitar pukul 22.00 wita, warga menemukan seekor ular piton raksasa sepajang tujuh meter di pinggir kebun milik korban dengan perut membuncit dan tidak bisa bergerak. Begitu ular tersebut dibunuh dan dibelah, ternyata Akbar berada di perut ular itu dan sudah meninggal dunia. Kini jenasah akbar sudah di ambil keluarganya untuk di semayamkan. Basri (65), salah seorang tokoh masyarakat di kampung itu berusaha menenangkan istri Akbar dan warga sekitar. Dia meminta semua pihak untuk pasrah dengan takdir tuhan.

“Kita serahkan saja sama Tuhan, karena ini sudah terjadi, sabar saja,” ujar Basri. Kini jenasah akbar sudah di ambil keluarganya untuk di semayamkan. (Bob)