“Kami segera menyiapkan anggaran untuk memperbaiki semua fasilitas umum yang rusak akibat bencana di Sangihe,” kata John Wempi Wetibo di Tahuna, Sangihe, Kamis pekan lalu
Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe yang disampaikan oleh kepala BPBD Sangihe Rivo Pudihang. Banjir dan longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara Jumat (3/1), menyebabkan setidaknya 76 rumah rusak,  Rivo mengatakan, rumah yang rusak itu terjadi di beberapa kampung seperti Ulungpeliang, Lebo, Sesiwung, Belengan, Barangkalang dan Hiung.

Di wilayah kecamatan Tamako hanya terjadi di Kampung Ulungpeliang dengan jumlah kerusakan rumah mencapai 31 unit. “Sedangkan di wilayah Kecamatan Manganitu ada lima kampung dengan total 45 rumah.

Dari 76 rumah itu, Rivo menjelaskan jumlah yang rusak berat sebanyak 56 rumah dan rusak sedang 8 rumah serta rusak ringan 12 rumah.

“Kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk penanganan rumah yang rusak akibat bencana alam ini,”tandas Rivo. (RKM)