Resmi Jadi Legislator DPRD Sulut, Hendry Walukow : Ini Adalah Berkat Luar Biasa Dari Tuhan

Foto (ist) : Hendry Walukow Anggota DPRD Sulut Fraksi Partai Demokrat

SULUT, INC– Setelah sekian lama berproses, Politisi Partai Demokrat daerah pemilihan (Dapil) Kota Bitung dan Minahasa Utara (Minut), Hendry Walukow akhirnya resmi dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu menggantikan Netty Agnes Pantouw sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).

Adapun pengucapan sumpah dan janji dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, Andi Silangen, di rapat paripurna DPRD dalam rangka Pengambilan Janji Anggota DPRD Provinsi Sulut Pengganti Antar Waktu (PAW), Kamis (14/1), di ruang Paripurna DPRD Sulut.

Pada awak media saat conpress Walukouw mengatakan, di hari yang sangat spesial ini merupakan berkat yang luar biasa yang tidak semua orang bisa nikmati. Ini kepercayaan sebagai wakil rakyat di DPRD Sulut.

“Tentunya ini sebuah amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat yang mendukung pada waktu pemilihan kemarin. Kepercayaan yang diberikan oleh partai politik yaitu partai Demokrat. Dari DPP, DPD dan semua pengurus yang ada, hingga pada hari ini saya boleh dilantik sebagai anggota DPRD Sulut,” katanya.

Lanjut dikatakan Walukow, menjadi anggota DPRD bukan sekedar jabatan tetapi ladang pelayanan.

“Ini merupakan ladang pelayanan yang saya harus lanjutkan karena pada 2009-2014 saya sudah pernah menjadi anggota DPRD di tingkat Kabupaten Minut dan ini bisa dipercayakan di tingkatan yang lebih luas di provinsi Sulut,” ungkapnya.

“DPRD ada beberapa fungsi. Ada budgeting, legislasi dan fungsi kontrol. Tetapi pada intinya dewan adalah perpanjangan tangan rakyat, yang mana kita harus bekerja untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan rakyat, terlebih khusus pada masyarakat di daerah pemilihan. Lebih umum masyarakat yang ada di provinsi Sulut. Kita tidak terlalu fanatik karena dapil ini, kita harus bekerja di sini tetapi pada umumnya untuk masyarakat Sulut,” pungkas Walukow.

Pada media ini Walukow mengatakan sebagai legislator yang mempunyai basic sebagai penambang salah satu hal yang dirinya akan serius.
“Bagi saya tambang itu “sexy” karena sebagai penopang ekonomi yang mempunyai multyplyer effect dimana banyak sektor yang bisa hidup dari sana seperti tukang ojek,warung makan, bengkel dan banyak lagi sektor lainnya. Intinya saya akan berusaha mendorong agar para tambang tambang beserta penambang yang belum mendaparkan izin nantinya bisa mendapatkan izin dari pemerintah tentunya sesuai dengan regulasi yang berlaku,”tandas Putra Tonsea asal Tatelu ini.