Reses di Molas, “Lampu Mati” Karinda Pake HP

Foto : James Karinda Dialog Dengan Warga Saat reses di Molas Hanya Menggunakan Handphone Sebagai Sarana Penerangan Karena Ada Pemadaman Dari PLN.

Manado, INewscrime.com- Hal menarik terjadi dalam pelaksanaan reses legislator partai demokrat di DPRD Sulut James Karinda di Kelurahan Molas Lingkungan 2 Selasa, 4/12-2018.

Kegiatan yang sedianya dilaksanakan pukul17.00 Wita itu molor hingga pukul 19.00 akibat pemadaman yang dilakukan oleh PLN diwilayah tersebut.

Setelah sekian lama menunggu lampu tak kunjung menyala. Tanpa diduga legislator murah senyum ini pun turun langsung menanyakan aspirasi satu persatu pada masyarakat walaupun hanya menggunakan Handphone sebagai sarana penerangan.

Terungkap dalam dialog langsung dengan warga saat itu sejumlah masalah diantaranya masalah Puskesmas Pembantu (Pustu) Molas yang sudah empat tahun tidak bisa beroperasi.

“Unitnya ada tetapi tidak ada perawat yang ada di Pustu. Hal itu sudah terjadi selama empat tahun. Jadi, kalau ada masyarakat yang sakit harus menuju ke Puskesmas Bailang atau Puskesmas Tongkaina. Begitu pula dengan layanan BPJS dimana dalam keadaan darurat sekalipun masyarakat harus membawa rujukan dari Puskesmas baru dilayani dirumah sakit Sitti Maryam mau rujukan bagaimana kalau Puskesmasnya saja tidak ada perawat,” ungkap Yulce Bataha warga Molas kepada JK.

Hal lain yang diterima JK disampaikan Regina Sabau dimana hingga saat ini, warga Molas dan sekitarnya tidak memiliki lahan pekuburan.

“Kalau ada warga yang meninggal, warga harus mencari lahan-lahan kosong untuk pekuburan. Dulu ada bantuan lahan pekuburan namun sudah penuh. Jadi kalau mau dikubur sudah saling susun kuburnya,” ungkap Sabau seraya menambahkan masalah lampu jalan, air bersih, kekurangan tenaga pengajar serta tidak adanya sekolah setingkat SMA menjadi kendala.

Menanggapi itu semua, James Karinda kepada warga berjanji akan menyampaikan masalah-masalah tersebut sesuai porsi Provinsi Sulut.

“Masalah Puskesmas adalah wewenang Pemkot Manado. Tetapi saya adalah wakil rakyat Manado jadi akan memperjuangkan masalah ini hingga ke Walikota Manado. Sedangkan hal-hal lain seperti air bersih, pendidikan saya selaku ketua Komisi IV yang berhubungan langsung dengan masalah iu, akan menyampaikan masukan-masukan itu langsung ke Kepala Dinas bahkan Gubernur Sulut,” tegas JK.

Sementara itu terkait padamnya lampu, JK menyayangkan kesiapan PLN menghadapi hari besar Natal dan tahun baru.
“Sangat disayangkan apalagi saat ini banyak ibadah-ibadah menyambut Natal. Harusnya ada kesigapan dari PLN,” tutupnya.

Penulis : Robby Kumaat Mononimbar