Di Pengaruhi Ehabond, 7 ABG pukuli pengendara motor dan resahkan warga

7 ABG yang diamankan polres Minut

Airmadidi, iNewsCrime – Ulah Anak Baru Gede (ABG) jaman sekarang sudah sangat meresahkan masyarakat, seperti yang terjadi didesa Paniki atas kecamatan Talawaan dan akhirnya diamankan pihak Polres Minahasa Utara, Senin (20/3/17) sekitar pukul 00:30 Wita.

Bagaimana tidak meresahkan masyarakat, ulah para ABG ini diduga kuat telah menganiaya salah satu tamu dari warga setempat.

Dari informasi yang diperoleh, korban Jun (31) bersama bapaknya saat itu hendak pulang dari rumah saudaranya yang berlokasi di Perum Panamas Permai Paniki Atas ke arah manado, belum jauh kendaraan dari perumahan kendaraan yang digunakan korban sempat mati dan berhenti didekat kelompok ABG yang lagi mangkal.

Tiada angin tiada hujan tiba-tiba Hizkia (salah satu pelaku) langsung memukul korban tanpa alasan yang jelas. “Kakak yang dimotor berhenti dan langsung di pukul Hizkia,” pengakuan kedua saksi yang juga diamankan pihak Polres minut.

Saat kejadian tersebut, sejumlah warga langsung mencari pelaku, akhirnya pelaku dibekuk dirumahnya bersama sejumlah ABG yang ternyata selalu kumpul-kumpul untuk menggunakan lem Eha bond.

Atas pemberitahuan salah seorang wartawan, personil Polres Minut sigap menuju kelokasi, dan langsung membawa ke-tujuh ABG yang diduga sudah teler karena mengkonsumsi Lem Eha bond itu.

“Mereka sering berperilaku aneh karena menggunakan Lem Eha bond disalah satu rumah warga. Mereka sering mabuk dan membuat keributan dengan menggunakan motor knalpot racing,” jelas salah seorang warga yang sudah muak dengan sikap para ABG itu.

Kapolres Minut, AKBP Eko Irianto SIK melalui Kasat Reskrim Polres Minut AKP Ronny Maridja saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. “Kasus ini masih diproses. Yang pasti akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujar mantan Kapolsek Airmadidi itu kepada media.(Redaksi)