Pembahasan LKPJ Gubernur 2019 Tuntas, Rocky Wowor Cs Siap Check Langsung Laporan SKPD

Ketua Pansus LKPJ Gubernur 2019 Rocky Wowor Saat Memimpin Pembahasan di Hari Terakhir.

DPRD SULUT, INC

“Kematangan politisi muda Rocky Wowor benar benar teruji sebagai Ketua Panitia Khusus LKPJ Gubernur 2019”

Walau harus memimpin sejumlah politisi senior saat berhadapan dengan para birokrat namun kepiawaian dan ketegasan Rocky Wowor saat memimpin rapat dimana dirinya mampu meredam gejolak para legislator kala menguliti SKPD satu persatu membuat rapat Panitia Khusus (pansus) LKPJ Gubernur 2019  DPRD Sulut pada Jumat (24/4/2020) sore akhirnya tuntas sesuai waktu yang disepakati bersama.

Pada awak media usai pembahasan Wowor mengutarakan bahwa secara umum evaluasi Program dan dan serapan anggaran masing masing SKPD semuanya baik walau tak menampik. ada beberapa kegiatan di Sangihrr yan belum terlaksana pada tahun anggaran 2019.

“Jadi saat pembahasan kami melihat apakah program yang sudah direncanakan telah dilaksanakan dan bermanfaat atau tidak. Namun secara umum baik,” jelas Wowor kepada wartawan.

“Ada juga yang mengecewakan, namun hal itu terus kita pacu, Untuk itu ke depan Pansus akan memberikan rekomendasi kepada Gubernur agar program-program yang direncanakan dan tidak berhasil untuk dievaluasi,” tambah politisi PDIP ini.

Agenda selanjutnya Pansus akan melaksnakan pengecekan untuk sinkronisasi laporan dan realisasi di lapangan.

“Nanti usai agenda reses, baru Pansus turun lapangan. Ada sejumlah daerah yang akan kami turun seperti Manado, Minut, Tomohon, Minahasa dan Bitung,”ujar dia.

Disinggung mengenai ketidak hadiran dari beberapa personil pansus, politisi muda PDI Perjuangan ini tidak berkomentar banyak.

“Saya belum mengecek pada ketua fraksi mereka masing masing perihal ketidak hadiran mereka,” kata Wowor.

Ditambahkannya, kami tetap menggunakan protokol kesehatan sesuai standar kementerian Kesehatan dimana dalam rapat rapat seperti ini jika ada yang sakit tidak boleh mengikuti rapat, termasuk para kepala Dinas.

” Tapi kita bersyukur semua Kepala Dinas bisa hadir karena sesuai kesepakatan pembahasan kita secara langsung sebab banyak angka angka yang harus dihitung secara langsung yang akan sulit jika pembahasan secara daring (video conference), namun, sekali lagi walaupun secara terbuka namun kita tetap memggunakan standar kesehatan yang ketat demi memutus mata rantai Virus Covid-19,”pungkas Legislator peraih suara terbanyak di DPRD Sulut dengan perolehan suara mencapai 40.000 suara ini. (RKM)