Pelarian Takur ” Pelaku Penikaman Di Pal II Kandas Di Tangan Resmob Polsek Tikala

Manado, INEWSCRIME – Bukti keseriusan jajaran polresta manado khususnya polsek tikala dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dan juga melakukan penegakan hukum terhadap pelaku oelaku kejahatan patut diapresiasi.

Minggu tanggal 16 april 2017 dimana masyarakat kota manado sedang merayakan paskah  team resmob polsek tikala bertolak ke luar daerah guna melakukan penangkapan terhadap Takur si pelaku penikaman di wilayah hukum polsek tikala.

MUHAMAD TAKDIR BAWOEL alias TAKUR, umur 26 tahun, agama islam, pekerjaan sopir, alamat kel malendeng kec. Paal 2 ditangkap di Desa Buli Kebupaten Halamera Timur provinsi maluku utara.

Takur memang di kenal dengan rwsidivis dan pelari jarak jauh dan sangat cerdik dalam mengalabui petugas. Namun pihak kwpolisian tak menywrah begitu saja. Polsek Tikala mengeluarjan surat DPO terhadapnya berdasarkan  laporan polisi Nomor : LP/123/IV/2016 tanggal 26 April 2016.

Berkat informsi dari salah satu warga yang mengetahui keberadaan dari pelaku tersebut,  team resmob polsek tikala langsung melakukan pengembangan terhadap keberadaan pelaku. dan dari hasil pengembangan telah diketahui bahwa pelaku berada di Halmahera timur prop. Maluku utara atau lebih tepatnya dirumah pamannya an. HAMDAN BAWOEL di desa buli.

Tidak menunggu lama ,  team resmob polsek tikala dipimpin  oleh Ipda Iyudi Hartono bersama  Aipda Imadi Budiano alias Budi Bali langsung berangkat menuju ke Halmahera timur Prop. Maluku utara, sesampainya di Halmahera timur team resmob tikala langsung berkoordinasi deng kepolisian setempat (Polres Halmahera Timur) guna untuk penangkapan terhadap pelaku yang saat itu sementara berada dirumah pamannya yang bernama hamdan bawoel di desa buli Halmahera timur.

Akhirnya team resmob berhasil menangkap tersangka an Muhamad Hamdan Bawoel Alias Takur yang sedang asik berbincang bincang dengan pamanya di dalam rumah. Tersangka langsung di gelandang ke polsek terdekat dan  kemudian team resmob tikala langsung membawa tersangka kembali ke manado untuk di proses hukum. (Obi)