Pasca Pergantian Direksi, Warga Keluhkan Kondisi Pasar Makin “Nda Taator”

INewscrime.com- Suasana penuh sesak terasa mulai dari kawasan kalimas hingga pasar bersehati terpantau pada hari minggu pagi kemarin sekira pukul 08.00 Wita.

Foto : Lokasi Depan Pelabuhan Kalimas Yang di penuhi Pedagang.

Kawasan kalimas yang sebelumnya telah ditertibkan dari para pedagang begitu juga wilayah parkiran pasar bersehati kembali di hiasi dengan payung payung pedagang yang membuat ruang gerak orang orang yang berbelanja semakin sempit. Belum lagi aktifitas para kuli gerobak yang berlawanan arah dengan arus kendaraan yang masuk dan keluar pasar semakin menambah carut marutnya kondisi pasar.

Kawasan Pasar Karombasan dan Pelabuhan Kalimas Yang Dulunya juga Telah di Tertibkan Kembali ditempati Oleh Pedagang.

Hal yang sama juga terpantau di seputaran pasar karombasan. Wilayah yang dulunya telah ditertibkan oleh PD Pasar terpantau para pedagang kembali melakukan aktifitas jual beli disana.

Hal yang mengejutkan awak media saat mewawancarai beberapa pedagang, timbul pengakuan bahwa sudah semakin banyak yang berjualan disekitaran Kalimas dan Pasar bersehati yang tidak jelas dari mana mereka berasal bahkan menurut pengakuan salah seorang pedagang orang orang baru itu di masukkan oleh pegawai dari PD Pasar sendiri.
“ini orang orang nintau dari mana lantaran ada orang dalam kong bermain doi pa pegawai gampang sekali dapa tampa dorang , kong torang ini yang KTP Manado pe susah sekali mo dapa tampa,”ungkap pedagang yang mengaku dirinya hanya menjual dagangan milik pedagang lain yang sudah memiliki tempat permanen karena sudah sangat sulit untuk mendapatkan tempat untuk berjualan.

Di ketahui beberapa waktu berselang telah terjadi pergantian direksi di tubuh PD Pasar di mana Dirut sebelumnya Ferry Keintjem telah di ganti oleh Dirut yang baru Stenly Suwuh begitu juga direksi lainnya Hendra Zoenardji dimana keduanya sekarang beralih tugas sebagai Banwas PD Pasar sedangkan salah seorang Banwas PD Pasar yaitu Drs Helmy Bachdar beralih tugas sebagai salah satu jajaran direksi.

Tanggapan beragam pun muncul dari warga. Ada yang berharap dengan adanya pergantian itu artinya ada penyegaran dan ide ide baru untuk pengembangan pasar. Namun tak sedikit pula yang mengeluh dan mengatakan pasca pergantian direksi ini suasana din pasar mulai banyak perubahan yang menurut mereka pasar semakin semrawut karena mulai banyak kelonggaran.
“Tu hari te so bagus so tertata rapi, kiapa sekarang so dapa lia kacau ulang,” ini pedagang so nda baku tau di mana jo dorang suka taru dorang pe dagangan disitu le dorang bajual.Sampe torang mo bajalang mar so siksa,” ungkap salah seorang pengunjung pasar.

(Tim Redaksi)