Beranda » Post » Pantau Pelaksanaan Vaksin di Sulut, Felly Runtuwene Gandeng Menteri Kesehatan

Pantau Pelaksanaan Vaksin di Sulut, Felly Runtuwene Gandeng Menteri Kesehatan

 

MANADO, INC –– Sebagai anggota DPR-RI yang juga Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene memberikan perhatian khusus pada kampung halamannya Sulawesi Utara.

Bersama Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin Felly Runtuwene melakukan kunjungan kerja guna memantau penyaluran vaksinasi dibeberapa wilayah di Kota Manado.

” Sebenarnya, saya ingin mengatur bagaimana tahap kedua untuk Vaksinasi nanti. Saya tadinya pikir saja mau datang sendiri, tapi saya telepon Pak menteri dan akhirnya ikut. Ini pun sekaligus untuk melihat situasi di Sulut saat memberi vaksin, dan pemberian vaksin untuk tahap pertama kami pusatkan di Kota Manado sebagai Ibu Kota Provinsi Sulut, kemudian di Pasar Karombasan. Setelah itu kita pikirkan untuk tahap kedua di Kabupaten/Kota.”pungkas Runtuwene, saat melakukan Konfrensi Pers di Auditorium Unsrat, Jumat (5/03/21) pagi.

Runtuwene juga mengatakan bahwa kedatangan dirinya dengan Menkes di Sulut, lebih mengarah pada fungsi-fungsi sebagai anggota DPR RI, yaitu 3 fungsi, fungsi anggaran,legislasi dan pengawasan .

“hari ini yang sebelumnya sudah bicara dengan pihak Rumah Sakit Prof Kandou, saya mendengarkan ada berapa banyak yang disiapkan kemudian hari ini kami juga ingin tahu secara langsung Bagaimana proses vaksinasi di Sulut. Sebelumnya saya juga dengan Pak Presiden Joko Widodo mengikuti proses sebelum vaksin ini dikirim ke seluruh daerah. serta proses simulasi,” beber Runtuwene.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh warga yang ada di Sulut agar tetap melakukan 3 M plus 2 M, atau tetap menerapkan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi.

“Warga yang ada tetap patuhi protap yang ada,tetap melakukan 3M, apalagi yang sering berhadapan dengan banyak orang, tetap patuhi peraturan yang ada,” tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Menkes Budi Gunadi Sadikin juga melihat langsung antusias dari para lansia yang ada di Sulut untuk di vaksin, karena saat ini memang vaksinasi tahap kedua ini adalah ditujukan kepada lansia setelah tahap pertama petugas kesehatan.

“semangat dari para lansia yang di vaksin sebab rata-rata usia yang saat ditanya adalah di atas 70 tahun, saya sangat senang melihat lansia yang sehat-sehat dan semangat mau datang, karena jujur di tempat saya jarang yah mendengar umur 70 tahun itu masih kuat-kuat,” pungkas Menkes.

Catatan khusus dari Menteri Kesehatan Budi Guna Sadikin terkait pelaksanaan vaksin khusus lansia yaitu protokol kesehatan covid-19 sedikit kurang tertib karena di beberapa tempat masih ada penumpukan termasuk saat konfrensi pers.

“cara paling efektif untuk memutuskan mata ra

 

 

(**/Red)