OMG!!! Jenazah Yang Di Ambil Paksa Keluarga di RSPK, Positif Covid-19

Foto : Jenazah Pasien Positif Covid-19 Saat Dimbil Paksa Keluarga Di Rumah Sakit Pancaran Kasih.

MANADO,  INEWSCRIME.COM — Gugus Tugas Covid-19 pada 6 Juli 2020 kembali mengumumkan pertambahan kasus positif di Sulawesi Utara.

Dibanding hari hari sebelumnya, pertambahan ada hari ini terbilang fantastis karena jumlahnya 79 orang.

Salah satu yang diumumkan Gugus Tugas sebagai kasus positif dalam rilisnya adalah kasus 469 dimana kasus 469 dalam rilis tersebut dinyatakan sebagai kasus positif covis-19  dan telah meninggal dunia pada 1 Juni 2020.

Dikutip dari indosulut.com, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dokter Steaven Dandel MPH kepada wartawan Sabtu (6/6/2020) malam usai mengirim siaran pers penambahan Kasus baru yang bertambah 79 Kasus Positif Covid-19 di Sulawesi Utara.

Dandel mengatakan, iya Kasus 469 Laki laki 52 tahun asal Manado PDP yang Meninggal Dunia tanggal 1 Juni 2020 di RSPK Manado.

“PDP yang meninggal itu memiliki Pneumonia + post syok hipovolemik, hipokalemi, AKI dd CKD,” ujar Dandel melalui saluran telepon.

Dandel menjelaskan, nantinya seluruh pihak terkait yang sempat membawa dan memegang jenazah PDP yang telah dinyatakan Positif Covid-19 akan langsung di Swab PCR dan tidak lagi di Rapid Test.

Sebelumnya pasien yang bersangkutan masuk rumah sakit pada tanggal 28 Mei 2020, setelah diperiksa kemudian tim medis menetapkan menjadi status PDP Berat, namun pada tanggal 1 Juni yang bersangkutan dinyatakan meninggal, dan hasil Swab baru keluar Sabtu (6/6/2020).

Sebelumnya sempat diberitakan PDP asal Manado yang meninggal di RSPK pada Senin lalu membuat heboh di masyarakat karena pihak keluarga sempat membawa pulang jenazah ke rumah sebelum di makamkan secara Protokol Covid-19, akibanya sempat menimbulkan kericuhan di RSPK, namun akhirnya kedua pihak sepakat berdamai.

(**/Redaksi)