MIRIS!!!!! SAWAH MILIK WARGA BOLANGAT TIMUR BOLMONG BERUBAH JADI LAHAN SAWIT PEMERINTAH TUTUP MATA

Irigasi Dan Sawah Milik Warga Yang Sengaja Di Rusak Oleh Pengusaha Sawit

Bolmong , Indonewscrime – Salah satu kewajiban negara adalah menjamin kesejahteraan masyarakatnya. Hal berbeda terjadi didesa Bolangat Timur Kecamatan Sangtombolang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow.

Pemerintah baik desa, kabupaten hingga provinsi seolah menutup mata bahkan terkesan membiarkan masyarakatnya kehilangan mata pencaharian. Bukan hanya itu saja lahan yang mereka pakai menanam padi di kuasai oleh pihak Swasta de gan dalih pengusaha bersangkutan adalah pemegang HGU dari lahan milik pemerintah yang luasnya sekira 300 hektar lebih yang sebelumnya digunakan masyarakat untuk menanam padi.

Kejadian menarik terjadi ketika Indonewscrime.com bersama dengan awak media lainnya coba turun ke spot untuk melakukan investigasi. Dua orang anggota kepolisian bersenjata laras panjang menyuruh awak media untuk keluar dari lokasi HGU dengan alasan tidak meminta izin pada perusahaan. Sempart terjadi adu argumen namun untuk menghindari permasalahan lebih meluas awak media memilih untuk keluar dari lokasi. Namun dari hasil investigasi didapati pemilik HGU telah merubah jalur irigasi ke perkebunan sawit milik pengusaha yang dulunya irigasi tersebut mengaliri sawah milik warga.

Hal menarik lainnya adalah ketika awak media coba menggali informasi dari warga. Sejumlah warga terkesan takut memberi keterangan sedangkan warga yang mendampingi media saat turun ke spot di intimidasi oleh petugas keamanan bersenjata lengkap yang mengakibatkan warga bersangkutan menangis.

Dua Oknum Polisi Yang Mengintimidasi Media Saat Investigasi

Di dalam lokasi HGU terlihat pula tanaman padi milik warga yang sudah mulai bertumbuh di rusak oleh pihak pengelola sawit. Anehnya menurut seorang warga yang pernah menjadi korban penembakan karena coba mempertahankan ladang miliknya. Di tuturkan oleh warga dirinya heran kenapa saat memulai pekerjaan dari awal mulai membersihkan hingga ladang siap di tanami padi dirinya tidak pernah di larang justru saat mulai menanam dirinya di intimidasi untuk tidak bisa menanam di ladang miliknya tersebut sehingga memicu perselisihan yang berujung penembakan pada dirinya yang dilakukan oleh seorang oknum polisi yang sampai saat ini tidak di lanjutkan prosesnya mengendap begitu saja di Polres Bolmong tanpa ada kejelasan.

Sementara itu pihak pemerintah Kabupaten Bolmong saat di konfirmasi pada PJ Bupati Nikson Watung mengatakan sampai saat ini pihak Kabupaten masih melakukan kajian terkait masalah tersebut. Namun dirinya tidak menampik kalau pemerintah Kabupaten bolmong sendiri tidak bisa berbuat apa apa karena pihak pengusaha perkebunan sawit tersebut memang pemilik HGU sah.

Warga desa Bolangat timur sendiri pada media mengatakan pada saat warga bertemu langsung dengan Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Pj Bupati Bolmong Nikson Watung mengatakan pihak pengusaha sawit akan memberi areal seluas 60 ha untuk warga.

” Waktu bakudapa deng Pak Wagub Steven Kandouw deng Pj Bupati Nikson Watung. Pak Bupati bilang pengusaha mo kase 60 hektar for masyrakat janji itu yang torang kejar, “ujar seorang warga. (bob)