MIRIS….SATWA DI LINDUNGI MAKIN HABIS KARENA DIKONSUMSI

Amurang(Minsel) iNewsCrime.Com-Wakil Bupati Kab. Minahasa Selatan Franky D. Wongkar, SH menghadiri dan Membuka Kegiatan Torang Bacirita : GREEN GOSPEL Konservasi dalam Kekristenan di Kantor Departemen Agama Kab. Minahasa Selatan Rabu, 17/05/2017.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Selamatkan Yaki dan Kantor Kementerian Agama Kab. Minahasa Selatan.

“Kegiatan ini menyampaikan pentingnya memelihara Lingkungan, yang secara khusus mengajak kita peduli pada penyelamatan Hewan Yaki. Sebab, Hewan Yaki sedang berada dalam ancaman kepunahan karena Perburuan Untuk diperdagangkan dan dikonsumsi.

Sulawesi Utara dilimpahi keanekaragaman hayati flora dan faunanya. Banyak sekali jenis hewan dan tumbuhan eksotis yang hanya ada di Daerah kita.Tetapi makin banyak pula yang terancam punah. Tidak terkecuali satwa eksotis dan endemik di Sulawesi Utara, seperti monyet hitam Sulawesi (yaki/Macaca nigra)

Satwa-satwa tersebut masih banyak diburu untuk dijadikan satwa peliharaan. Tetapi tidak hanya itu, ternyata ada satu kebiasaan khas masyarakat di Sulut yang menyebabkan tingginya perburuan tersebut, yaitu perilaku mengkonsumsi yaki

Jadi, kita punya tanggungjawab untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat. Apalagi Hewan Yaki adalah satwa endemik yang hanya berada di Sulawesi Utara. Kalau kita tidak ada kepedulian, maka dia akan punah.

Atas nama Bupati Christiany E. Paruntu, SE sangat mengapresiasi akan kegiatan ini dan mengajak kita untuk peduli terhadap Hewan Yaki karena Hewan Yaki bisa menebar bibit guna membantu pertumbuhan dan pelestarian Hutan yang Akan berefek terhadap kehidupan masyarakat.” ujar Wakil Bupati Kab. Minahasa Selatan Franky D. Wongkar, SH.

Hadir dalam kegiatan ini Kapolres Minahasa Selatan AKBP. Arya Perdana, SH,SIK,M.Si, Field Project Manager Selamatkan Yaki Herry Hilser bersama Tim, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Minahasa Selatan, Ketua BAMAG Minsel dan Undangan Lainnya.
(Ismail Arjuna)