Miris!!!! Di Kerjakan Kontraktor Abal Abal, Proyek Air Bersih Di Kuwil Minahasa Utara Mubazir

Foto : Illustrasi

INEWSCRIME.COM– Masyarakat desa Kuwil Kec Kalawat Minahasa Utara meradang. Pasalnya Proyek pengadaan air bersih berbandrol 1,7 M di.sinyalir mubasir.

Salah seorang perwakilan warga yang namanya enggan disebutkan pada INewscrime.com mengatakan selama proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor yang tidak pernah diketahui oleh masyarakat bahkan oleh pemerintah desa Kuwil

Selain itu proyek dikerjakan secara abal abal, mulai dari pemasangan pipa yang hanya dilakukan dengan kedalaman 1 jengkal saja. Belum lagi pipa yg digunakan adalah pipa HDPE yang rentan terhadap kerusakan terhadap benda tajam atau benda keras.

“Seharusnya pipa tersebut ditanam dengan kedalaman yang cukup supaya tidak mudah digali dan dirusak oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,”ujar warga tersebut.

Secara terperinci warga tersebut menguraikan kejanggalan karena penyaluran air tidak sampai di kampung. Suplai airpun hanya menggunakan pompa air dengan tenaga listrik diesel. Sehingga tidak efisien dalam penggunaannya dan tidak ekonomis. Apalagi genset yg diadakan oleh kontraktor pelaksana dengan pajangan merek nama sebuah toko bukan merek pabrik atau merek produk.

Terinformasi sampai saat ini air yang ditunggu tunggu tidak kunjung masuk ke kampung disebabkan genset yg diadakan tidak mengeluarkan arus listrik untuk menggerakkan pompa air yg ada.

Dikatakan oleh sumber proyek ini berjalan dengan perencanaan yang tidak matang dimana perencananya belum berpengalaman serta pengawasan kelihatan tidak dilakukan oleh konsultan
pengawasan.

Di bagian akhir warga Kuwil tersebut mengatakan pihak terkait mulai dari Kepolisian hingga kejaksaan harus turun langsung untuk memeriksa semua proyek sejenis di Minut karena disinyalir kondisinya sama dengan proyek didesa mereka.

“Kasihan uang negara di salah gunakan oleh oknum oknum tak bertanggung jawab yang hanya mementingkan kepentingan pribadi di banding kepentingan masyarakat banyak,”tutup dia.(INC01)