Menko PMK Puan Maharani & Pemprov Sulut Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Bitung

Menko PMkK Puan Maharani & Gub Olly Dondokambey Di Lokasi Banjir & Longsor Bitung

Menko PMK Puan Maharani & Gub Olly Dondokambey Di Lokasi Banjir & Longsor Bitung

Bitung, INewscrime – Ratusan Warga Bitung bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey mendampingi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan Puan Maharani saat mengunjungi langsung lokasi banjir di Kelurahan Tandurusa Kecamatan Airtembaga Kota Bitung,  Senin (13/2)

Dalam kesempatan tersebut Pada Walikota Bitung Max Lomban Puan menghimbau untuk menghindari hal yang lebih fatal sekitar 1226 KK yang terkena banjir agar dapat diungsikan untuk sementara waktu.

“Ada enam titik lokasi yang telah disediakan walikota, dimanfaatkan dulu untuk  warga yang jadi korban, “himbau puan.

Lanjut dirinya mengatakan Pemerintah Provinsi dalam kejadian seperti ini harus lebih pro aktif falam menanggapi apa yang di butuhkan warga, ” jangan menunggu keluhan baru bergerak pemerintah harus lebih peka,” katanya tegas.

Hal lain yang tak kalah pentingnya menurut Puan adalah pendataan karena masalah ini yang selalu mengemuka dalam setiap kejadian bencana alam, “pungkasnya.

Merespon apa yang dikatakan Puan Gubernur Sulut Olly Dondokambey ditempat yang sama mengatakan, untuk warga yang terkena banjir akan diserahkan bantuan uang tunai.

“Pemprov akan membantu 1 juta rupiah per orang,”kata OD

Sementara  itu berdasarkan  data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, bencana banjir bandang telah menghantam empat kecamatan yaitu tujuh kelurahan di Kec Aertembaga; dua kelurahan di Kec Maesa; dua kelurahan di Kec Lembeh Utara; dan empat kelurahan di Lembeh Selatan. Banjir bandang menghancurkan 1132 rumah dan longsor sebanyak 30 rumah, sementara 4622  jiwa kini mengungsi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini hanya dua korban luka berat dan kini tengah ditangani di rumah sakit terdekat.

Terpantau Oleh INewscrime Menteri Puan Maharani menyerahkan bantuan berupa kasur sebanyak (500) , selimut ( s (1000) , alkon (10) , genset 10 unit,  tong air 10 unit,  karung (1000 L), tikar (100), cangkul (15), sekop pasir (15), beras dan ikan kaleng (1 ton), dan dana segar untuk BPBD (Rp200 juta).

(Bob)