Masyarakat Minut pertanyakan SK raskin gubernur sulut

Maumbi, iNewsCrime – Sebagian besar Masyarakat di Sulut mempertanyakan Surat Keputusan Raskin dari Gubernur Sulut, karena sampai saat ini belum diketahui kapan akan terealisasi. Sebab, hingga saat ini SK Raskin dari Gubernur Sulut belum juga ada sehingga dipertanyakan masyarakat kurang mampu yang ada di Minahasa Utara.

Salah satu warga kurang mampu Desa Maumbi, Ridwan Manese pun mempertanyakan SK Gubernur soal Raskin ini. Sebab, jika dilihat tahun-tahun sebelumnya, SK Gubernur tentang Raskin biasanya sudah keluar paling lambat bulan Februari.

“Tapi ini sudah bulan Maret belum ada juga SK Gubernur soal Raskin,” ujar lelaki yang berprofesi sebagai tukang ojek ini, kepada media, jumat (10/3/17)

Sementara itu, Asisten II Pemkab Minut Drs Allan Mingkid saat dikonfirmasi membenarkan jika Raskin tahun ini belum ada juknis atau SK dari Gubernur Sulut. “Kami juga dari pemerintah daerah heran kenapa SK ini belum juga turun karena sudah bulan Maret,” jelas Mingkid.

Mingkid pun memperkirakan jika SK ini nantinya, jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima Raskin di Minut akan berkurang. Sebab, ada beberapa program pemerintah provinsi yang juga turun memberikan kontribusi bagi masyarakat miskin.

“Jatah Raskin kemungkinan akan turun seiring dengan adanya program ODSK. Tapi itu kita akan ketahui nanti jika SK Raskin sudah turun,” jelasnya.

Diketahui, untuk tahun 2016 lalu, pagu Raskin Minut sebesar 247.110 kilogram (Kg) perbulan atau 2.965.320 Kg pertahun. Sementara RTS penerima Raskin yaitu sebanyak 16.474 kepala keluarga dimana setiap RTS dijatahi 15 Kg dengan harga Rp1600 perkilogram.(Sisca)