Masuk 10 Besar Kota Terkotor, Ini Himbauan Andrei Angouw dan Amir Liputo Pada Warga Manado

Foto(ist): Tumpukan Sampah di Jalan Menuju Ke Bandara Sam Ratulangi Manado. 

INEWSCRIME,MANADO- Masuknya Kota Manado dideretan 10 kota kotor versi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam penilaian Adipura 2018, ditanggapi bijak oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara Hi Amir Liputo.

Ditemui diruang kerjanya Rabu 16-01-2019, dengan bijak Angouw mengatakan bahwa persoalan kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat. Olehnya dia mengajak sekaligus menghimbau masyarakat untuk sadar akan kebersihan lingkungan.

Foto: Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw.

“Masyarakat jangan semua klaim ke pemerintah. Tetapi masyarakat harus punya kesadaran. Budaya membuang sampah itu harus diedukasi. Mulai dari lingkungan rumah sendiri maupun dari sekolah-sekolah,” tegas Angouw.

Hal yang sama juga di katakan legislator Sulut Amir Liputo. Dikatakan Liputo, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkot Manado terkait predikat tersebut, penyebabnya adalah persoalan TPA.

Foto(ist): Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut Hi. Amir Liputo.

“Dimana kota besar harus punya TPA yang landfill yang sampahnya itu harus ditutup dengan tanah. Nah TPA Sumompo sudah tidak mampu. Itu yang menjadi latar belakang Manado masuk kota besar kotor,” ucap Liputo.

Lanjut dikatakan Liputo, perlu mendorong TPA regional di Wori cepat terselesaikan.

“Karena sudah ada MoU dengan provinsi untuk digunakan dua kabupaten/kota,” tandas dia.
(***) Robby.