Maju Sebagai Bakal Calon DPD RI Perwakilan Sulut, Hendra Jacob Akui Pernah Menjalani Hukuman Pidana

 

Manado–Setiap warga negara berada di posisi yang sama di mata hukum dan tidak ada yang kebal dari rangkaian proses yang melingkupinya. Hal ini juga yang disadari penuh oleh Hendra Jacob, atas apa yang pernah dialaminya, yang mana karena kesilapan sebagai manusia biasa, telah melakukan perbuatan melanggar hukum saat bertugas sebagai anggota Kepolisian RI, dan telah menjalani konsekuensi hukum.

Diceritakan Hendra, proses hukum yang membelit dirinya bermula saat dirinya ditugaskan untuk mengungkap kasus pencurian uang milik Bank Niaga Indonesia (BNI) yang dilakukan oleh karyawan BNI sendiri, yakni Jolly Ferry Mumek yang akhirnya berhasil ditangkap bersama dengan barang bukti.

Selanjutnya kata Hendra, dalam proses penangangan kasus tersebut, sebagian uang milik BNI sebagai barang bukti dinyatakan telah digelapkan yang kemudian disangkakan telah dilakukan oleh tim khusus kepolisian yang menangani kasus tersebut.

“Sesuai tahapan pengadilan, diputuskan bahwa kasus penggelapan barang bukti dilakukan tim khusus yang menangkap pelaku pencurian. Dimana, saya merupakan salah satu anggota dari timsus tersebut. Atas perbuatan melanggar hukum itu, saya dinyatakan bersalah oleh pengadilan, dengan putusan menjalani masa hukuman penjara selama enam bulan. Dan hukuman itu, telah saya jalani hingga masa hukuman berakhir,” ujar Hendra.(***)