Beranda » Post » Lantik Pejabat UPT BP2MI Benny Rhamdani Ingatkan Pesan Presiden Jokowi Pada Para Kepala UPT

Lantik Pejabat UPT BP2MI Benny Rhamdani Ingatkan Pesan Presiden Jokowi Pada Para Kepala UPT

Foto : Benny Rhamdani Saat Melantik Para Kepala UPT.

MANADO, INC– Bertempat di Swiss Bell Hotel Maleosan Manado (Rabu 20-01-2021) Kepala BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) Benny Ramdhani melantik Kepala UPT BP2MI Manado, Banjar Baru Kalimantan, Jogjakarta dan seorang tenaga Fungsional di BP2MI Pusat.

Pada awak media usai pelantikan BennI Rhamdani mengatakan lewat pelantikan ini dirinya berharap BP2MI dapat memberikan pelayanan maksimal pada para pekerja Migran Indonesia.
“Mudah-mudahan lewat pelantikan ini mereka yang dilantik benar benar menunjukkan kepada para pekerja migran Indonesia bahwa kita siap untuk memberikan pelayanan maksimal yang prima kerja kerja yang optimal yang terbaik kepada pekerja migran Indonesia.

Lanjut Benny mengatakan, saya tentu berkewajiban menjalankan perintah presiden 21dilantik 15 April di istana negara oleh Presiden mengatakan BP2MI harus melindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki, “itu pesan yang memiliki makna yang sangat luar biasa jadi tidak boleh lagi PMI mengalami kesulitan ketika mereka membutuhkan pelayanan dari petugas petigas BP2MI. Tidak boleh lagi PMI menghadapi kendala apapun dalam setiap urusan urusan yang menjadi tanggung jawab BP2MI,”ujar Bang Benny sapaan akrabnya.

Lebih tegas lagi dikatakan oleh Benny Rhamdani kedepannya semoga tidak terjadi lagi, minimal berkuranglah bentuk eksploitasi, kekerasan fisik kekerasan seksual, gaji yang tidak dibayar sesuai kontrak, pemutusan hubungan kerja secara sepihak oleh para majikan. Itu hanya bisa dilakukan dengan perbaikan regulasi perbaikan sistem dan juga penempatan orang yang tepat di jajaran pusat dan daerah ini baik pusat maupun daerah.
“Perang kita hari ini adalah perang melawan sindikat pengiriman ilegal ini.Bisnis kotor yang dilakukan oleh para mafia ini bisa mengambil keuntungan dari 1 PMI itu 30 juta rupiah bisa dibayangkan setiap tahun di luar pandemi covid normal penempatan ke luar negeri itu 270.000 ribu itu yang legal dan pengiriman PMI atau yang biasa disebut TKI yang ilegal itu bisa dua atau tiga kalilipat di atas pengiriman yang resmi atau penempatan yang resmi.
“Selain mencegah penempatan ilegal karena konsekuensi tadi dan berbagai bentuk kekerasan, kita fokus sekarang mengirimkan pekerja yang skill yang memenuhi standar kompetensi dan kualifikasi misalnya memiliki keahlian keterampilan atas bidang kerja yang dia pilih, kemampuan berbahasa asing yang baik dan memahami kultur budaya negara setempat. Sebetulnya kalau kita menempatkan pekerja yang memenuhi skill dan juga mengirim ke negara yang memiliki undang undang perlindungan ketenaga kerja yang baik maka
Kita meyakini kekerasan fisik, kekerasan seksual, gaji yang tidak dibayar sesuai kontrak pemutusan hubungan kerja secara sepihak jam kerja yang melebihi batas eksploitasi apapun tidak akan pernah dialami oleh PMI karena sesungguhnya hal-hal tadi itu dialami oleh mayoritas pekerja migran yang berangkat secara ilegal,”tandas Benny Rhamdani.

Diketahui khusus untuk Manado yang dilantik sebagai Kepala UPT BP2MI Manado adalah Hendra Toku Makalalag.