Kunjungi PLTU Amurang, Komisi 4 Himbau Pelihara Ikan Di Area Pembangkit

Foto : Komisi IV DPRD Sulut dan Manager Area PLTU  Amurang.

AMURANG, INC.COM- Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait adanya potensi pencemaran udara akibat pembuangan limbah abu bahan bakar pembangkit dari PLTU 2 Sulut yang berlokasi di Amurang Minahasa Selatan, Komisi 4 Deprov Sulut bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara mengadakan kunjungan lapangan untuk memastikan benar tidaknya pengaduan masyarakat tersebut.

Rombongan Komisi 4 di pimpin Ketua Komisi Braien Waworuntu bersama dengan anggota komisi lainnya dr. Fransiscus Silangen,’ Yusra Alhabsyi dan Nursiwin Dunggio.

Setibanya dilokasi Komisi 4 diterima langsung oleh Manager Area PLTU 2 Sulut Tumpal Sirait Manager Unit PLTU 2 Sulut.

Setelah menyampaikan maksud kunjungannya, Komisi 4 langsung meninjau lokasi pembuangan limbah B 3 cair dan abu sisa bahan bakar batu bara yang oleh masyarakat dianggap berpotensi menimbulkan pencemaran.
“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait potensi pencemaran akibat abu sisa bahan bakar maupun limbah cair dari PLTU ini, jadi maksud kami datang kesini adalah untuk melihat langsung bagaimana tekhnis pengelolaan limbah ditempat ini,”tukas Waworuntu.

Sesampainya di lokasi, Waworuntu mengatakan,” yang kami tau abu sisa bahan bakar PLTU ini partikelnya sangat halus sekali, apakah pihak PLTU maupun Dinas Lingkungan Hidup sudah memastikan jika abu tersebut beterbangan tidak akan membahayakan masyarakat sekitar karena kabarnya abu sisa bahan bakar ini bisa di bawa angin sampai radius 30 Km, belum lagi kalau setiap hari di hirup manusia apakah itu tidak berpotensi menimbulkan kanker,”timpal dr. Fransiscus Silangen.

Menanggapi pertanyaan dari para anggota komisi, Tumpal Sirait mengatakan sejauh ini penanganan limbah di PLTU Amurang ini sudah sesuai dengan standar baku dan untuk pengelolahannya kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,”terang Sirait pada personil Komisi 4.

Pada awak media, Tumpal Sirait mengatakan bahwa pihaknya berterima kasih atas kunjungan dari Komisi 4 DPRD Sulut.
“Tadi kami sudah membawa personil komisi 4 ke fasilitas pembuangan limbah kami fly ash dan bottom ash dan juga gudang limbahB 3 cair dari penyampaian beliau tadi melihat itu, kami meengupayakan untuk membuang limbah yang sudah melewati batas penyimpanan, terang Sirait.

Lebih lanjut Sirait mengatakan pihaknya bersyukur tidak ada komplain berlebihan pada kami. Hanya ada saran tadi untuk kami lakukan agar memelihara ikan agar PLTU Amurang semakin ramah dengan lingkungan.
“Intinya kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi 4 ke PLTU Amurang semoga DPRD Sulut semakin mengayomi dan dekat dengan rakyat dan kinerjanya semakin lebih bagus,”tandas pria asal Batak ini. (RKM)