Airmadidi, iNewsCrime – Tim sekertariat jenderal ketahanan nasional republik indonesia berkunujung ke Minahasa Utara dalam rangka program Pemerintahan Ir Joko Widodo, untuk membahas ketahanan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (25/1/17)

Dalam sambutannya Bupati Minahasa Utara Vonnie Aneke Panambunan, sangat berterima kasih kepada ketua ketahanan Republik Indonesia yang sudah berkenan hadir dikabupaten minahasa utara.

“Terima kasih kepada Ketua Ketahanan Republik Indonesia yang sudah berkenan Hadir dikabupaten Minahasa Utara, Kita akan bekerja sama dengan baik untuk membangun bangsa negara yang yang tercintai ini”, ujar Panambunan.

Lanjut Bupati, “Dapat saya informasikan, bahwa kabupaten minahasa utara adalah hasil pemekaran dari kabupaten minahasa yang telah di bentuk berdasarkan UU no 33 tahun 2003.

Kabupaten minahasa utara memiliki garis pantai terpanjang di propinsi sulut yang sepanjang 292,2 kilometer luas laut 16.979 hektar dan memiliki 46 pulau kecil, diantaranya 5 pulau kecil yang berpehuni dengan luas wilayah 1.059.024 kilo meter bujur sangkar, yang terbagi 10 kecamatan yang terdiri dari beberapa sub Etnis yaitu sub Etnis Tounsea, Sub Etnis Sagihe, Sub Etnis Bajo, Sub Etnis Bantik,  dll. Visi Misi dari kabupaten minahasa utara yaitu menjadi kabupaten Agribisnis, Industri dan Pariwisata secara terpadu serta berkelanjutan ditahun 2021.

Berkaitan dengan Kestabilitas Keamanan dan Ketertibanan masyarakat dapat diinformasikan bahwa secara Patwa menunjukan situasi stabilitas keamanan dan ketertipan di minahasa utara sangatlah kondusif. Kondisi ini tercipta  atas kebersamaan masyarakat, “baku-baku bae deng baku-baku sayang, dalam semangat torang smua basudara”, terang Panambunan.

Dalam sambutan, Brigjen TNI Robert R Lumempouw mengatakan. Sekilas pintas tentang Wantanas yang disampaikan,

Informasi yg diterima lewat petunjuk presiden tentang bela negara ini, yang kita tunggu apakah hasil rumusan bela negara ini masih menggunakan pola lama.

Yang kita tahu bela negara ini Sudah berjalan dan sudah beberapa kali di laksanakan.

Kegiatan untuk menjawab tantangan tugas itu wantanas atau sekjen wantanas melaksanakan kegiatan kegiatan Rakertas, kajian kajian, seminar nasional sekian tahun kita lakukan bekerja sama dengan universitas di indonesia untuk mengkaji hal-hal yang berkembang.

Hasil kajian betul sangat strategis bernilai dan harus dipertanggungjawabkan.

Maksud dan Tujuan dalam rencana kerja Sekjen Wantanas selalu ada program kajian daerah seperti kita lakukan ini, Kenapa Sulawesi Utara lebih khusus Minahasa Utara, Setiap Deputi mendapat program ini dan diberi kebebasan untuk memilih.

“Yah karena diberi kebebasan untuk memilih, bodohlah saya kalau tidak memilih tanah kelahiran saya,”ucapnya sambil tersenyum.

Turut hadir, Brigjen TNI Robert R Lumempouw, Brigjen TNI Slamet Riyadi, Kolonel Inf Abdul Hakim, Kombes Pol Drs. Bambang Sigit Priyono, M.Si, Kolonel Laut T M Taufik Hidayat, M.Si, Soraya Damayanti, S.Sos, Dra. Sri Rahayu Purawaningtyastuti, Salamuddin Daeng.

Pemerintah akan menganti rugi kepada masyarakat dan masyarakat yang menerima ganti rugi harus hidup dengan layak. Lanjutnya ganti rugi akan tetap di ganti sesuai NJOP tanah.

(Sisca)