Korupsi E-KTP Bergulir, 29.082 Warga Talaud Belum Melakukan Perekaman Data e-KTP

Talaud, inewscrime – Ketika negara di pusingkan dengan korupsi mega proyek e-ktp yang sedang di selidii oleh lembaga anti rasuah KPK maka imbasnya sangat di rasakan oleh masyarakat.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jabes Lindah Mengatakan dari 83.989 Penduduk Talaud wajib KTP, hingga hari ini, yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 54.907 Jiwa. Itu berarti masih 29.082 orang yang belum melakukan Perekaman data.

Lindah mengungkapkan minimnya warga yang belum merekam, karena alat perekaman e-KTP yang ada disetiap kecamatan banyak yang rusak,  bahkan ada yang hilang tanpa jejak.

“Kita sudah mendata alat yang rusak, hilang dan masih bagus, kemudian datanya kita serahkan ke Kemendagri supaya ditindak lanjuti yang rusak bisa diperbaiki, sedangkan yang hilang itu tanggung jawab mereka yang di kecamatan. Harus mencari, karena ini milik negara”, Jelas Lindah,Kamis (2/3/2017).

Sambil menunggu alat tersebut diperbaiki oleh Pemerintah Pusat,sementara waktu perekaman difokuskan di Kantor Disdukcapil dan pihaknya siap melayani warga yang datang dari seluruh wilayah yang ada di Talaud, mulai pukul 08.00 sampai 18.00 wita.

Ia mengingatkan masyarakat Talaud yang belum melakukan perekaman e-KTP segera malakukan perekaman data,sehingga tidak terkendala dalam pengurusan administrasi di Bank, Instasi Pemerintah, BPJS dan Fasilitas Kesehatan maupun urusan lain karena e-KTP menjadi salah satu syaratnya.

“Sekarang KTP manual tidak lagi diterima kalau kita melakukan urusan Administrasi apalagi yang tidak memiliki KTP”, terang Lindah.