Ketambahan Anggaran 50 M, Jems Tuuk Sorot Kinerja Dinkesda Dalam Penanganan Covid-19

Foto : Jems Tuuk

MANADO, INC– Sorotan tajam ditujukan Jems Tuuk  pada kinerja Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.

Lewat akun Whatssapp miliknya, pada media ini legislator vokal ini membeberkan ketidaksiapan Dinkes dalam penanggulan  pemberantasan pandemi covid 19 di Sulut.

JT mengungkapkan saat dirinya berkunjung ke kantor Gubernur untuk melakukan rapid tes pada kemarin pagi 25/8. Jam 09:14 wita  posko pelayanan kesehatan khusus Rapid tes belum dibuka.

Menurutnya, kinerja seperti ini, hanya memberatkan pemerintah OD-SK, Saya saja anggota DPRD sudah mendapatkan perlakuan seperti ini, apalagi Masyarakat biasa, ‘kasian kerja dinas kalau seperti ini yang tidak serius”. tegas Tuuk.

“Jangan suka jabatan, tapi tidak bisa kerja, kejadian ini merupakan fakta Sekprov tidak mampu menjalankan peran yang disebut “Rentang Kendali Organisasi”. ungkap Tuuk.

Lanjutnya, “seharusnya Posko penanganan Covid 19 wajib dibuka 24 jam tak henti, kan anggaranya ada…. apalagi Dinkes dalam APBD-Perubahan tahun 2020 mengalokasikan penambahan anggaran berjumlah 50 miliar lagi, Plis jangan main-main dengan penanganan pandemi ini,  mari kita perangi pandemi ini secara serius dan profesional,” tegas Tuuk.

” Kalau pun juru bicara covid19 dr Steaven Dandel mengatakan petugas sudah ada dari jam 08:00 wita dan melakukan penyemprotan disinfektan didalam ruangan kantor Gubernur selama 2 jam (08:00-10:00) ini kan, tidak masuk akal… seharusnya ada petugas khusus yang melakukan pekerjaan itu, jangan dibebani kepada petugas yang melayani rapid tes, mari bekerja hebatlah, jangan meng’akali pekerjaan dong,” tegas Tuuk.

(***/Robby)