KESIAPAN GEDUNG BARU DPRD SULUT MASIH TANDA TANYA

Manado, Indonewscrime.com –  Kesiapan gedung baru DPRD Sulut sebagai rumah baru para legislator Sulut nampaknya masih tanda tanya.

Hal tersebut tergambar saat wawancara singkat dengan Sekretaris Dewan Provinsi Sulawesi Utara Bartolomeus Mononutu lewat Kabag Umum Sekretariat DPRD Sulut Lucky Sondakh, Rabu, 19/4-2017. Menurutnya awal juli nanti baru akan di mulai pemindahan mebeullair dari gedung lama yang masih akan di gunakan di gedung baru nantinya. Hal tersebut menurut Lucky Sondakh bersamaan dengan masuknya masuknya mebeullair yang baru di Gedung baru yang berlokasi di Kelurahan Kairagi tersebut.

“Awal Juli nanti Mebeullair dari gedung lama yang masih akan di pakai di gedung baru akan segera di pindahkan, itu bersamaan dengan masuknya mebeullair baru, ” ujar Lucky Sondakh.

Mebeullair dari gedung lama yang di pastikan masih akan di pakai di gedung baru nanti adalah Kursi Para Pimpinan Dewan serta seluruh anggota DPRD di ruang Paripurna. Sedangkan kursi untuk audiens (tamu) semuanya baru.

Menurut Mononutu masih sangat banyak mebeullair gedung lama yang masih sangat layak di pakai di gedung baru nanti. Di antaranya adalah mebeullair yang ada diruangan kerja-nya.

” Mebeullair di gedung lama masih banyak yang sangat layak  di pakai di gedung  baru nanti, diantaranya yang ada didalam ruangan saya, ” tutur Sekwan yang di tunjuk sebagai sekwan oleh mantan Gubernur Sinyo Hari Sarundayang pada tahun 2015 yang lalu namun masih dipercayakan di Kabinet OD – SK oleh Gubernur Olly Dondokambey ini.

Lanjut di katakan oleh Sondakh untuk ruangan para legislator nantinya akan di atur perkomisi masalah penentuannya apakah akan diatur langsung oleh sekretariat atau sesuai permintaan anggota dikatakan Sondakh untuk hal tersebut diserahkan pada kesepatan masing masing anggota di komisi. Sedangkan untuk ruangan para pimpinan dewan semuanya di Lantai 3.

” Yang pasti ruangannya baik pimpinan maupun anggota  sudah disiapkan per anggota masalah di mana letak ruangan para legislator  kita serahkan pada kesepakatan para anggota dalam komisi masing masing, “terang Sondakh pada awak media.

Saat di tanyakan oleh media apakah gedung baru sudah siap untuk di fungsikan pada agustus nanti. Keduanya baik Sekwan maupun Kabag Umum terkesan tidak berani memastikan hanya mengatakan di usahakan gedung yang baru sudah siap pada saat pelaksanaan paripurna Hut Provinsi Sulut Agustus 2017 nanti.

Di ketahui Mega Proyek tersebut rencananya sudah harus selesai desember 2016 lalu. Sayangnya terjadi keterlambatan disebabkan oleh hal hal yang sifatnya non tekhnis sehingga terjadi perpanjangan waktu pengerjaan yang sampai berita ini di turunkan Pekerjaan tersebut sudah sampai pada tahap finishing. (Bob)