Kasus Pembunuhan Akseyna, Pakar Hukum : Polisi Tak Masuk Akal Katakan TKP rusak

Jakarta, Inewscrime – Pakar Hukum Pidana Muzakir mengaku heran dengan alasan aparat kepolisian yang kesulitan dalam menangani kasus pembunuhan mahasiswa UI, Akseyna Ahad Dori alias Ace. Menurutnya, rusaknya TKP penemuan mayat Akseyna tidak bisa dijadikan alasan mandeknya pengusutan kasus ini.

“Kalau TKP sudah rusak itu kan yang menangani juga polisi, yang merusak itu bukan keluarga korban tapi karena memang polisi sejak awal sudah menangani hal itu,” kata Muzakir kepada Kriminalitas.com, Rabu (29/3/2017).

Dengan alasan tersebut, lanjut Muzakir, profesionalisme polisi justru menjadi dipertanyakan.

“Menurut saya itu bukan alasan tepat, toh yang menangani juga polisi, ditangani penyidik. Semuanya tergantung dari profesionalisme polisi,” lanjutnya.

“Sekarang kalau dibandingkan, tulang belulang saja bisa diidentifikasi, bisa dilacak. Ini (kasus Akseyna) semuanya masih ada, objeknya masih ada,” tandasnya.

Setelah bergulir selama hampir dua tahun, aparat kepolisian sampai saat ini belum menemukan satupun tersangka kasus ini. Perkembangan terakhir kasus ini adalah sudah 13 saksi yang diperiksa polisi.

kriminalitas