Kasat Pol PP Minsel Serobot Tanah Pemkab

 

Minsel,Indonewscrime- Pengaduan masyarakat atas tanah yang pernah di hibahkan keluarga waroka yang dari Amurang untuk Desa Tenga yang kemudian di hibahkan  oleh Pemerintah desa Tenga pada Pemkab Minsel untuk pembuatan pasar Tenga..

Dari pantauan Inewscrime.com melalui sekdes Soni lintong bahwa persoalan ini memang sudah meresahkan masyarakat apalagi pengakuan tua-tua kampung yang mengetahui sejarah tanah bahwa tanah tersebut memang di berikan ke Desa Tenga guna sebagai tanda terima kasih tapi untuk kepentingan masyarakat Kec. Tenga terlebih khusus Desa tenga. Namun seiring berjalannya waktu tanah tersebut menjadi milik Pemkab Minahasa selatan setelah pemerintah desa menghibahkan ke Pemkab Minahasa Selatan untuk digunakan untuk pasar.

Perlu diketahui diketahui pihak yang mengklaim tanahnya diserobot mengaku bahwa orang tuanya pernah mempunyai dua kios tapi hanya untuk berjualan. Seiring dengan pengembangan pasar seorang pejabat inisial NR selaku Kasat di Pemkab minsel membangun dilokasi yang menjadi milik Pemkab. Persoalan inilah yang memicu terjadinya masalah sehingga masyarakat menuntut pihak pemerintah Desa untuk membuktikan bahwa hibah tanah dengan ukuran 368 m2 tidak semuanya masuk dalam objek yang di maksud.  Hal tersebut dipertegas oleh Fredy petugas ukur desa.

Saat di konfirmasi kepada Hukum Tua Desa Tenga Wempie Tumbelaka tentang sengketa tanah tersebut, dirinya mengatakan akan selalu memegang teguh kepercayaan masyarakat. Dikatakan olehnya pihaknya selalu berkoordinasi dengan tokoh Masyarakat dan perangkat desa terkait status tanah tersebut,” pungkasnya.

(Ismail Arjuna)