Amurang (Minsel) iNewsCrime.Com-Pengadaan mobil Dinas Kebakaran (Damkar) oleh Kepala Dinas, Nofrit Ransulangi mulai dilidik Polda dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Hal tersebut dikarenakan, pengadaan mobil Damkar tahun 2014 disinyalir telah di mark up.

Informasi yang diperoleh dari kedua lembaga yudisial tersebut mengatakan, sementara ini sedang mengumpulkan data. Dan bila telah lengkap maka Kadis tersebut akan dipanggil.

“Kami telah mendapatkan data, tinggal melengkapinya. Nanti kalau telah lengkap maka secepatnya kasus ini akan diproses,”kata mereka.

Lanjutnya, proses pengadaan tersebut memang dilakukan tender atau lelang. Akan tetapi dugaan telah membeli mobil bekas dan dibuat baru tersebut menjadi bahan penyelidikan.

“Speck mobil tersebut tidak sesuai. Apalagi itu mobil bekas dan dibuat seakan-akan baru. Mobil tersebut informasinya dibeli dari Bandung,”jelasnya.

Untuk itu proses kasus ini akan segera dilakukan, sebab telah merugikan negara.

Sementara Kadis Ransulangi saat dimintai keterangan lewat via SMS mengatakan, tidak ada korupsi atau mark up dalam pengadaan mobil Damkar.

” Saya melaksanakan sesuai kontrak, aturan dan Perundang-undangan yang berlaku, lebih cepat lebih baik,”ungkapnya.

(Ismail Arjuna)