Jakarta, iNewscrime- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan meralat ucapannya yang sempat menyebut sudah menangkap satu pelaku pencurian sepeda motor yang menembak calon dokter Italia Chandra Kirana Putri (22).

Iriawan mengatakan, ucapan sebelumnya yang ia maksud adalah mendapatkan lokasi persembunyian dan identitas pelaku tersebut. Namun, hingga saat ini masih belum ditangkap lantaran pelaku selalu berpindah-pindah lokasi.

“Belum, kan saya bilangnya masih dalam pengejaran. Orangnya sudah tau. Tinggal lokasi yang berpindah-pindah. Tapi targetnya sudah ketemu, itu aja. Tapi yang sampaikan temen-temen kemarin memang tau aja. Kita sudah dapat pelakunya, cuman kami sedang mau ambil, karena berpindah-pindah kan.” kata Iriawan di Jakarta, Jumat, (23/6/2017).

Mantan Kadiv Propam Mabes Polri tersebut tidak menampik adanya beberapa kendala dalam melakukan pengejaran selain kedua pelaku selalu berpindah lokasi persembunyian mereka juga mematikan alat komunikasi agar tidak terlacak.

“Ya pindah-pindah, Kami gak bisa jelaskan secara spesifik. Dia kan pintar itu, matikan alat perangkat komunikasi dan sebagainya. Jadi sama lah kayak Kapten (Davidson) kemarin berpindah-pindah, lama-lama ketangkap juga. Insyaalah,” tuturnya menyudahi.

Sebelumnya diberitakan, Kapoda Metro Jaya sebut telah menangkap satu pelaku pencurian kendaraan sepeda motor yang menembak korbannya seorang gadis Italia Chandra Kirana Putri (22). “Iya, satu orang sudah kita amankan,” kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu, (21/6/2017).

Meskipun begitu, Iriawan masih enggan membeberkan identitas serta kronologis penangkapan pelaku yang telah ditangkap. Saat ini, pihaknya telah melakukan pengembangan untuk melakukan penangkapan pelaku yang lain. “Besok akan kita sampaikan,” pungkas Iriawan singkat.

Italia Chandra Kirana Putri (23) tewas ditembak dua bandit di depan rumahnya di Perumahan Bugel Indah, Karawaci, Kota Tangerang, Senin, (12/6) lalu. Dua bandit itu dibuat ngacir keluar rumah oleh calon dokter gigi tersebut.

Saat itu Italia memergoki aksi pencurian dengan mencoba mengejar dengan melempar penjahat yang hendak menggondol motor matic berplat nomor B 3378 CFH miliknya sembari meneriaki maling dan kembali masuk ke rumah untuk mengambil sapu lidi.

Mendengar teriakan Italia yang kembali keluar rumah dengan membawa sapu lidi berusaha mengejar pelaku, satu orang yang semula sebagai joki langsung mendekati Italia dan langsung menembak kedada Italia yang membuatnya tersungkur. Sontak sang ibu yang melihat kejadian berteriak meminta tolong, sedangkan kedua pelaku langsung tancap gas meninggalkan korban yang bersimpah darah.

Kejadian tersebut terekam jelas oleh CCTV tetangga Italia dan langsung beredar luas di media sosial. Polisi pun langsung menyebar foto pelaku yang telah diketahui identitasny

(Roby Kumaat Mononimbar)