Kabid Humas Polda Sulut : Kondisi di Lapas Kelas II A Manado Kondusif

Tim Maleo Polda Sulut Saat Melakukan Pengamanan Di Lapas Manado Sore Kemarin.

Hukrim, Inewscrime – Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Jules Abraham Abast SIK menegaskan, kerusuhan yang terjadi di Lapas Kelas II A Tuminting, Manado, pada Sabtu (11/4/2020) sore, hingga pukul 22.00 WiTA sudah mulai kondusif, setelah aparat gabungan berhasil mengusai Lapas Tuminting dan berhasil masuk ke dalam Lapas dan mengamankan warga binaan.

Menurut Kombes Pol Jules Abast, Lapas Tuminting Manado berhasil dikusai oleh aparat kepolisian setelah pada sore tadi, tim yang dipimpin langsung Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa masuk ke dalam Lapas dan melakukan negosiasi sebanyak tiga kali, kemudian aparat keamanan berdialog dengan warga binaan, dan pada pukul 19.30 WITA bisa masuk dan menguasai Lapas Kelas II A Manado.

Kabid Humas mengatakan, saat aparat keamanan sudah berada di dalam Lapas, seluruh warga binaan diminta bubar dan kembali ke blok masing-masing, namun karena sejumlah warga binaan masih melakukan perlawanan sehingga aparat keamanan membubarkan paksa warga binaan.

“Aparat keamanan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada warga binaan, setelah sebelumnya dilakukan himbauan terakhir dan setelah itu mereka berhasil diamankan, sedangkan warga binaan lainnya kembali masuk ke dalam blok masing-masing,” ujar Kabid Humas, kepada InewsCrime.com.

Lanjut Abast, setelah Lapas dikuasi petugas keamanan, mereka kemudian mulai mendata para warga binaan dan kondisi lapas berhasil dipulihkan, dan hingga kini situasi sudah kondusif.

“Memang tadi ada sejumlah petugas dan warga binaan yang terluka di dalam Lapas, namun mereka sudah berhasil dibawa dan diberikan pertolongan medis,” kata Abast.

Pemicu Kerusuhan :

Sedangkan pemicu kerusuhan, kata Kombes Pol Jules Abast SIK diduga akibat protes dari warga binaan yang tidak mendapat asimilasi dan pembebasan bersyarat terhadap dampak pamdemi corona, selain itu adanya pembatasan jam kunjungan untuk warga binaan narkoba, sehingga mereka memprotes kebijakan Lapas Tuminting yang diduga tidak berlaku adil, akibatnya menimbulkan penolakan, hingga terjadi protes keras yang berujung pada pembakaran gedung dan kerusuhan di dalam Lapas Kelas II A Manado.

“Hingga kini aparat keamanan gabungan masih berada di lokasi dan melakukan penjagaan ketat yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa,” terang Kabid Humas.

Kronologis Kejadian :

Kerusuhan di Lapas Tuminting Manado, terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, dari sejumlah gambar dan video yang beredar terlihat ratusan warga binaan melempari gedung kantor Lapas Tuminting, hingga membuat kaca bagian dalam pecah dan berserahkan di lantai, selain itu sejumlah gedung juga terbakar akibat protes keras dari warga binaan yang berada di Lapas Tuminting Manado, yang berjumlah 400 orang.

Salah Satu Bagian Gedung Lapas Manado Yang Terbakar Saat Kerusuhan Kemarin Sabtu, 11/4-2020.

Warga Binaan Lapas Manado Yang Diamankan Tim Maleo

Lapas Tuminting sendiri, hingga saat ini sudah over kapasitas, atau melebihi daya tampung, dari jumlah 250 warga binaan.

Nantinya Dirjen Pas Kemenkuham RI akan berada di Kota Manado pada Minggu ( 12/4/2020) siang untuk mendata kembali warga binaan, dan melihat gedung yang rusak kemudian akan diperbaiki dan dibangun kembali.

Besok Dirjen Pas Kemenkuham RI akan di tiba di Manado dan melihat dari dekat kondisi Lapas Kelas II A Manado dan akan melakukan inventaris kerusahan dan segera membangun agar bisa kembali digunakan,” ujar Kepala Kanwil Kuham Sulut Lumaksono di lokasi kejadian. (#Mess)