JERAT SAWIT DI BOLMONG PT KKI GUNAKAN PREMAN DAN POLISI UNTUK MENGINTIMIDASI WARGA

Bolmong,INewscrime – Hal lucu sekaligus memiriskan terjadi saat kunjungan kerja Komisi I Deprov Sulut ke desa Bolangat Timur di Kabupaten Bolmong untuk meninjau HGU Sawit di desa tersebut.
Entah memang tidak kenal pada Jems Tuuk Cs, Oknum sekuriti PT KKI (Karunia Kasih Indah)  yang, konon merupakan pemilik HGU berdebat hebat dengan para legislator. Lebih menarik lagi saat oknum sekuriti tersebut bertanya pada Jems Tuuk “anda siapa?. Saat Jems Tuuk memberi tahu siapa dirinya si oknum sekuriti baru kaget.
Tanpa rasa segan sedikit pun sekuriti tersebut berdebat dengan para legislator. Tak sampai di situ aja oknum sekuriti tersebut bahkan menantang Jems Tuuk Cs untuk maju sampai ke pengadilan.
Timbul pertanyaan dari warga yang hadir saat itu mungkinkah ada pejabat atau orang besar yang mem back up PT KKI sehingga para legislator pun seolah diabaikan.
Bahkan dari hasil investigasi media di dapatkan fakta sejak awal PT KKI menguasai areal persawahan di desa Bolangat. Beberapa oknum Brimob kerap meng intimidasi warga yang hendak bekerja di sawah yang sudah sejak turun temurun di olah oleh warga di desa ini. mereka bahkan sesekali.
Sampai berita ini di turunkan. Tak sedikit warga yang mendapat perlakuan kasar bahkan  di tahan oleh pihak kepolisian karena di anggap masuk tanpa izin di lahan yang kata nya milik PT KKI.
Lebih memprihatinkan lagi menurut warga. Untuk mempertahankan hak mereka sampai ada warga yang tertembak. Namun anehnya hingga saat ini pihak kepolisian enggan memprosesnya lebih lanjut dengan dalih bahwa masyarakat memang salah.
“Kami masih menyimpan bukti selongsong peluru yang di gunakan oleh polisi untuk menembaki warga saat itu, “ujar seorang Ibu yang mengaku suaminya terkena tembakan polisi saat terjadi masalah di lahan beberapa waktu yang lalu.
Hal tersebut di buktikan oleh awak media ketika melakukan investigasi disana. Dua orang anggota Brimob bersenjata lengkap memaksa para a ak media untuk keluar karena di anggap masuk tanpa izin di dalam lahan. Anehnya saat di konfirmasi langsung pada Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Iskandar Kurniawan Saputro, SIK. Dirinya mengaku baru mengetahui informasi tersebut bahkan langsung meminta maaf pada awak media dan berjanji tidak akan ada lagi intimidasi pada awak media yang akan meliput ke sana.
Legislator Sulut Ir Julius Jems Tuuk yang paling intens memperjuangkan hak warga terkait sawit ini mengatakan. Keberadaan pihak keamanan di sana bukan untuk mengintimidasi masyarakat,  tapi untuk memberi rasa aman. Tidak aturan konstitusi manapun yang membenarkan keberadaan Polisi di lahan sawit Bolangat Timur  untuk mengintimidasi masyarakat.
“Jangan gagah gagahan dengan seragam dan senjata untuk menakut nakuti masyarakat, karena senjata dan seragam yang mereka di beli pakai uang rakyat. Sudah jelas jelas PT KKI melakukan pelanggaran kok malah di lindungi, ” pungkas Nya. (Roby)