Jatah Prona Pertanahan Minut Tahun 2017 Tidak Mengalami Perubahan

"Kasubag Tata Usaha Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minut"

“Kasubag Tata Usaha Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minut”

Airmadidi,INewscrime – Pada tahun ini, jatah untuk Program Nasional (Prona) pertanahan di Minut, tidak mengalami perubahan seperti tahun kemarin yakni hanya 1.500 bidang tanah. Hal itu dikatakan oleh Kasubag Tata Usaha Badan Pertanahan Nasional (BPN) Minut, Jan Kembi kepada wartawan, Kamis (19/1/17).

“Oleh pemerintah pusat masih memberikan target seperti tahun kemarin yakni 1.500 bidang tanah masuk dalam Prona,” katanya.

Dikatakan Kembi, setiap bidang tanah yang diberikan lewat Prona dihargai senilai kurang lebih Rp400 ribu. Jumlah itu yang dibayarkan pemerintah pusat untuk membantu warga mampu dalam memperoleh sertifikat tanah.

“Jika ditotalkan keseluruhan berarti Minut mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebanyak Rp600 juta untuk 1.500 bidang tanah,” katanya.

Disinggung apakah program ini warga harus mengeluarkan biaya, Kembi menjelaskan jika itu diberikan secara gratis. Pasalnya masih ada beberapa pemerintah kelurahan hingga kecamatan masih meminta uang untuk pengurusan Prona.

“Kami tegaskan jika Prona pertanahan ini gratis dari pemerintah. Laporkan jika ada aparat kelurahan maupun kecamatan melakukan pungutan liar,” tandasnya.

Ditanya soal wilayah atau kecamatan mana yang akan banyak menerima bantuan, Kembi menjelaskan jika prosesnya tidak lagi sama seperti tahun-tahun kemarin yang merujuk dari permintaan pemerintah kelurahan. Pasalnya, pada tahun ini, BPN telah menggunakan pendaftaran sistematis lengkap. Artinya, kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak yang meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum didaftar dalam wilayah atau bagian wilayah suatu desa/kelurahan.

“Jadi dihimbau agar warga yang akan mengurus sertifikat bisa menyiapkan berkasnya,” tambahnya.

(Sisca)