Jalan Buyungon Longsor Warga minta Perhatian Pemerintah

Amurang – inewscrime – Jalan penghubung antar Kelurahan Buyungon dan Desa Kilometer Tiga, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, sepanjang kurang lebih dua kilometer itu ambruk hampir memakan setengah badan jalan. Hal itu disebabkan karena tanggul penahan tebing atau dinding ruas jalan tersebut jeblos.

Dari pantuan inewscrime.Com pada kemarin hari, para pengendara yang pada umumnya didominasi dua warga dari kelurahan dan desa setempat, terpaksa harus ekstra hati – hati saat melintas diruas jalan tersebut. Pasalnya, kondisi jalan yang terus saja tergerus longsoran tanah itu berpotensi putus dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Tak heran, jika warga pengendara banyak yang memilih jalur lain untuk datang dan menuju ke Kelurahan Buyungon maupun Desa Kilometer Tiga. Namun juga ada yang nekad melintasi karena jalur itu merupakan akses tercepat melintas diantara kelurahan dan desa setempat. “Ada juga yang lewat jalan sebelah. Tapi kami yang ingin cepat, terpaksa harus lewat disini,” ujar Danel kontul, warga Desa Kilometer Tiga, kemarin.

Menurut warga, ambruknya jalan itu sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Musim penghujan yang terus saja menghantam wilayah Amurang dan sekitarnya, membuat kondisi jalan seperti itu. “Itu mungkin karena hujan terus menerus sehingga tebing jalan harus longsor begitu,” tambahnya.

Berbeda dengan tanggapan warga lain. Menurut Jenny Thomas ambruknya tanggul penahan tebing jalan dikarenakan kualitas pekerjaan yang asal jadi. Sehingga, datangnya cuaca penghujaan membuat tanggul dan jalan itu ambruk. “Kami menduga kalau pengerjaannya tidak maksimal. Contohnya diruas jalan sebelah sana, semuanya baik saja,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Minsel Ir Jootje Tuerah mengatakan, akan meninjau lokasi itu. Bahkan, akan menindaklanjutinya sesuai dengan hasil kajian nanti. “Iya, kami akan tinjau. Kalau akan diperbaiki, pasti kami akan kaji lagi. Karena anggaran akan disesuaikan, agar tidak salah aturan,” katanya.