INI LANGKAH YANG DITEMPUH PEMPROV SULUT UNTUK MEMINIMALISIR PENYEBARAN VIRUS CORONA

MANADO, (INC)- Menindaklanjuti wabah virus corona yang dipastikan sudah ada di Sulawesi Utara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat terbatas.

Adapun rapat terbatas tersebut menurut Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey adalah untuk meminimalisasi penyebaran virus korona.

Rapat yang di dipimpin langsung oleh Gubernur Olly Dondokambey turut dihadiri Wagub Steven Kandouw dan sejumlah kepala SKPD.

Pada awak media usai rapat, Gubernur Olly Dondokambey menyampaikan ada beberapa keputusan yang telah disepakati untuk selanjutnya ditindaklanjuti dalam meminimalisir penyebaran virus korona di Sulut.

“Kami sudah akan menyiapkan pembiayaan dana untuk menunjang kesiapan penangan apabila suspectnya bertambah,” terang Olly Dondokambey Minggu (15/3/2020) dini hari tadi.

Menurut Gubernur Olly, sehubungan dengan kurangnya fasilitas tempat tidur diruang isolasi RSUP Prof Rd Kandou. Pempov Sulut akan menyiapkan tambahan tempat tidur karena saat ini ruang isoasi di RSUP Prof Rd Kandou hanya mempunyai 10 tempat tidur.

“Kita akan tata rumah sakit umum daerah ini sampai dengan 80 tempat tidur dan kita juga sudah mengajukan kepada seluruh rumah sakit yang ada di sulut ini agar mempersiapkan tempat-tempat buat isolasi apabila ini berkembang terus (virus korona),” terang Olly.

Selain itu menurut Gubernur, Pemprov Sulut juga akan mempersiapkan laboratorium sementara sehingga tidak perlu terlalu lama menunggu hasil resmi pemerintah pusat terkait hasil pemeriksaan laboratorium dari pasien yang bisa sampai 5 hari lamanya sehingga akan berakibat terlambat mengambil langkah-langkah bagi pasien yang terjangkit positif Covid-19 yang sudah terlanjur berinteraksi dengan masyarakat lain.

“Jadi kita akan mempersiapkan laboratorium sementara apabila kita dapatkan terindikasi, langsung kita isolasi terhadap pasien-pasien tersebut,” tambahnya.

Diketahui Otoritas RSUP Prof Rd Kandou sendiri telah membenarkan bahwa seorang pria paruh baya yang dirawat diruang isolasi RSUP Prof Rd Kandou dinyatakan positif terjangkit virus corona dan saat ini masih dalam perawatan intensif di ruang isolasi. (***/INC 01)